Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Tujuh Saran TPID Untuk Mengendalikan Inflasi Di Lutim


					Tujuh Saran TPID Untuk Mengendalikan Inflasi Di Lutim Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Setelah melakukan pemantauan harga barang di sejumlah pasar tradisional di Luwu Timur, Tim Pengendali Inflasi Daerah ( TPID) Provinsi Sulawesi Selatan memberikan Tujuh Saran yang harus ditindaklanjuti Pemerintah Luwu Timur.

Saran tersebut dianggap sebagai langkah kongkrit pemerintah dalam mengendalikan inflasi di Kabupaten Luwu Timur.

” Hasil pemantauan bersama TPID Provinsi Susel dan TPID Kabupaten Luwu Timur, mendapati harga Beras dan Cabe yang masih mahal di pasar tradisional Luwu Timur. ” Ungkap Senfry Octavianus Kadis Perdagangan Koperasi, Perindustrian, Luwu Timur. Sabtu (16/03/2024).

Menurut Senfry, terkait beras yang masih mahal, TPID Provinsi Sulsel meminta agar Rumah Pangan Kita bentukan Bulog harus ada didalam pasar dan menjual beras SPHP dengan harga murah.

Berikut Saran Tindakan yang diterbitkan TPID Provinsi Sulsel untuk ditindak lanjuti Pemerintah Luwu Timur untuk mengendalikan Inflasi :

1. Menyarankan untuk terus menggelar Operasi Pasar dan melaksanakan Pasar Murah di Sebelas Kecamatan, melibatkan Forkopimda, Bulog, OPD terkait, Distributor Komuditas dan Satgas Pangan dipimpin oleh Bupati Lutim.

2. Menyarankan untuk mengeluarkan Cadangan Beras Bulog jika diperlukan.

3. Tambahkan Kios mitra Bulog di Pasar Tradisional. Di Luwu Timur.

4. Menggelar Rakoor bersama tim TPID, Distributor , Satgas Pangan untuk pengendalian harga.

5. Membangun kemitraan Bulog dengan usaha penggilingan padi.

6. Menyediaka kendaraan distribusi , untuk mengangkut komoditi kepasar kecamatan, bekerjasama bulog dan koperindag.

7.Segera membuat data ketersediaan kebutuhan pangan dan surplus, minus pangan setiap bulannya.

Untuk menindaki saran dari TPID Provinsi Sulsel tersebut Dinas Perdagangan Luwu Timur dalam waktu dekat ini akan menggelar lagi Pasar Murah di 11 Kecamatan.

” Menjelang Idulfitri nanti kita akan menggelar lagi Pasar Murah di seluruh Kecamatan di Luwu Timur. Harapan kita Pasar Murah tersebut bisa menekan inflasi dan mencegah kelangkaan stok bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat. ” Tutupnya. ( OKSON/***)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA