Menu

Mode Gelap
Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami

BERITA

Forum Koordinasi Germas Gelar Rakor dan Pendampingan Implementasi


					Forum Koordinasi Germas Gelar Rakor dan Pendampingan Implementasi Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Forum Koordinasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menggelar rapat Koordinasi dan Pendampingan Implementasi Pelaksanaan GERMAS, di Aula Kantor Bapelitbangda Lutim, Selasa (02/07/24).

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Germas Kabupaten Luwu Timur, Dohri As’ari ini, sebagai tindak lanjut surat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 440.2.3/04574/Dinkes tanggal 07 Juni 2024 perihal Koordinasi dan Pendampingan Implementasi Germas.

Turut hadir Pendamping dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Moh. Nur Irwan, H., SKM, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Lutim, dr. Adnan D. Kasim, perwakilan OPD terkait, TP PKK Kabupaten Lutim, Bagian Kesra Setdakab Lutim, Kementerian Agama, dan Toko Masyarakat Desa Puncak Indah.

Ketua Germas Lutim, Dohri As’ari mengatakan, GERMAS merupakan gerakan yang sangat baik, namun kurang dikompetisikan seperti kegiatan yang lainnya.

“Germas ini tidak terorganisir seperti gerakan-gerakan lainnya, seperti KKS karna tidak dikompetisikan. Jadi tidak terorganisir dengan baik, tetapi sebenarnya dilaksanakan di masyarakat hanya saja lebih pasif,” ucapnya.

Kepala Bapelitbangda Lutim ini menjelaskan bahwa, tugas tambahan yang harus dikerjakan adalah mengevaluasi termasuk menyusun kebijakan yang terkait dengan Germas, misalnya di Kabupaten Luwu Timur ada Perda kawasan tanpa rokok dan pertanian organik.

“Mudah mudahan nanti kita bisa menjadi corong penyambung kepada masyarakat atau unit kerja yang ada dibawah,” harapnya.

Oleh karena itu, Dohri berharap agar GERMAS ini lebih disosialisasikan lagi agar dapat setara dengan gerakan-gerakan yang lainnya seperti Kabupaten Kota Sehat (KKS).

“Intinya gerakan ini perlu sosialisasi yang lebih masif, karena masyarakat mengenal program ini tidak semasif dengan program yang dievaluasi provinsi. Mungkin kedepannya Provinsi bisa melakukan seperti itu, agar dengan cara seperti ini Kabupaten lebih giat melaksanakan Germas sehingga bisa termotivasi bagi kami di Kabupaten Luwu Timur,” tutup Ketua Germas.
(ik/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu

16 Mei 2026 - 11:58 WITA

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Trending di BERITA