Menu

Mode Gelap
Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi Erwin Sandi Dan Armin Jafar Penuhi Panggilan Kejari Lutim Diperiksa Terkait Ambulan CSR Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur

BERITA

Vaksinasi Polio di Palopo Sasar 3.481 Bayi


					Vaksinasi Polio di Palopo Sasar 3.481 Bayi Perbesar

 

PALOPO – Sebanyak ribuan balita berusia 1 hingga 4 bulan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan menjadi sasaran vaksinasi Polio.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah mengatakan vaksinasi Polio menyasar sebanyak 3.481 bayi.

“Vaksinasi Polio menyasar 3.481 bayi berusia 1, 2, 3 dan 4 bulan, realisasinya sudah mencapai 3.458,” kata Irsan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (17/1/2024).

Lanjut Irsan, untuk imunisasi Polio yang digelar capaiannya sudah sesuai target yang ada.

“Alhamdulilah capaian imunisasi dasar lengkap di Kota Palopo sudah mencapai angka yang maksimal,”  ucap Irsan.

Menurut Irsan, imunisasi polio dilakukan sebagai respon Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus lumpuh layuh akut atau Acute Flaccid Paralysis (AFP) yang saat ini terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

“imunisasi polio sangat penting agar anak-anak tidak mengalami lumpuh layu. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan bersifat menular. Virus akan menyerang sistem saraf sehingga menyebabkan kesulitan bernapas, kelumpuhan otot, hingga kematian,” jelas Irsan.

Baca Lainnya

Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara

10 Juli 2026 - 12:42 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

10 Juli 2026 - 01:22 WITA

Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi

9 Juli 2026 - 11:44 WITA

Trending di BERITA