Menu

Mode Gelap
Jalani Rawat Inap, Korban Pemukulan Pak Lurah Tomoni Akan Memberikan Keterangan Polisi Di RSUD I lagaligo Wotu Aniaya Warga Sampai Luka, Lurah Tomoni Jalani Proses Hukum Di Polsek Mangkutana Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi Erwin Sandi Dan Armin Jafar Penuhi Panggilan Kejari Lutim Diperiksa Terkait Ambulan CSR

BERITA

PT Vale Latih Perempuan Di Morowali Keterampilan Menjahit


					PT Vale Latih Perempuan Di Morowali Keterampilan Menjahit Perbesar

OKSon,Morowali – Tumbuh bersama masyarakat dan memandirikan adalah prinsip dari berbagai Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia Tbk. Selasa (19/07/2022), PT Vale mengadakan Pelatihan Keterampilan Menjahit di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Morowali, Sulawesi Tengah.

Pelatihan menjahit diikuti oleh 14 orang perempuan desa dengan dua orang instruktur yang merupakan warga asli Bahomotefe.

Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Bahomotefe, Ferdianto mengatakan, program yang digagas PT Vale sangat bagus, karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khususnya kaum perempuan.

“program ini memang bagus, dan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Para peserta yang ikut rata-rata ibu rumah tangga. Pelatihan ini memberi peluang untuk membuat mereka mandiri dan bisa menjadi sumber wira usaha.” Ungkap nya.

Sementara itu, Umma, salah seorang peserta pelatihan mengaku antusias mengikuti program ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, menambah keterampilan menjahit dan pengetahuan,” jelasnya.

Senior Manager External Relations PT Vale Asriani Amiruddin mengapresiasi sambutan positif kepala BPD dan peserta pelatihan yang berasal dari desa Bahomatefe.

Dia menuturkan, pelatihan ini diharapkan bisa menambah skill perempuan sehingga kedepannya mereka bisa mandiri menciptakan mata pencaharian dan lapangan kerja baru.

Untuk itu, program ppm kedepan akan lebih banyak program capacity building seperti pelatihan yg dilakukan di desa bahomatefe.

Pelatihan menjahit diisi dengan wawasan umum mengenai tekstil, dan praktik teknik menjahit dasar hingga menengah. Para peserta langsung praktik, karena disediakan mesin jahit listrik di lokasi pelatihan.

Seperti program-program sosial lainnya dari PT Vale, pelatihan menjahit ini juga berkolaborasi dengan pemangku kepentingan setempat, yakni pihak desa, kecamatan hingga kelompok PKK.
(OKSon-Suwarni/***)

Baca Lainnya

Jalani Rawat Inap, Korban Pemukulan Pak Lurah Tomoni Akan Memberikan Keterangan Polisi Di RSUD I lagaligo Wotu

13 Juli 2026 - 09:25 WITA

Aniaya Warga Sampai Luka, Lurah Tomoni Jalani Proses Hukum Di Polsek Mangkutana

12 Juli 2026 - 12:23 WITA

Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara

10 Juli 2026 - 12:42 WITA

Trending di BERITA