Menu

Mode Gelap
Sudah Tunaikan Kewajibannya, PT Vale Tidak Terkait Lagi Dengan Ambulan CSR Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak

BERITA

Perumdam Waemami evakuasi Material longsor Hingga Buka Akses Penghubung Lawape I dan II


					Perumdam Waemami evakuasi Material longsor Hingga Buka Akses Penghubung Lawape I dan II Perbesar

OKSon,Luwu Timur , – Sekitar 15 Orang dikerahkan Perumdam. waemami untuk membersihkan material batu dan pasir yang menimbun tiga pipa di Intake Lawape I .

Material bebatuan dan pasir inilah yang menyumbat pipa sehingga suplai air bersih kepelanggan di Malili macet .

” Ada tiga pipa dibawah yang tertimbun, ini harus dibersihkan, jika tidak selamanya pipa tidak bisa menghisap dan air tidak bisa mengalir. ” Ujar Hamzan Hafid bidang Teknik Perumdam Waemami . Selasa (04/04/2023) .

Selain menyumbat suplai air bersih, terdapat juga satu batang pipa putus diterjang air sungai Lawape akibat tingginya curah hujan tadi malam .

” Kami upayakan, semaksimal mungkin hari ini bisa selesai pembersihan material batu dan pasirnya . Agar layanan air bisa kembali normal . ” Ungkap Hamzan .

Bebatuan dan pasir ini bersumber dari longsor di tebing sungai yang hanyut dibawa air sehingga menyumbat intake .

Hamzan menyebutkan dalam bulan ini pihaknya sudah tiga kali mengerahkan personil untuk mengevakuasi matetial batu dan pasir yang menimbun Intake .

” Sudah tiga kali kita melakukan pembersihan material yang menimbun intake, jeda waktunya tidak cukup seminggu, adalagi kejadian serupa. Sementara jaraknya jauh dan jalannya juga licin . ” Kata Hamzan .

Berdasarkan pantauan dilokasi, akses menuju Lawape I sangat berat, licin dan cukup jauh . Dibeberapa titik ditemukan tumpukan kayu balok diduga hasil penebangan liar di kawasan hutan seputaran Lawape I .

Intake Lawape I tidak bisa dijangkau alat berat, sehingga jika tertimbun harus dibersihkan secara manual .

Direktur Perumdam Waemami juga mengerahkan satu unit escavator untuk membuka akses yang menghubungkan Lawape I dan Lawape II .

Akses ini penting untuk memudahkan Perundam Waemami melakukan kontrol di Lawape I dan Lawape II.

” Selama ini tidak ada akses yang menghubungkan Lawape I dan Lawape II, ini menghambat jika kita melakukan kontrol . Dengan adanya akses ini kita bisa langsung melakukan kontrol dari Lawape II bisa langsung ke Lawape I . ” Ungkap Andi Maryam Direktur Perundam Waemami .

( OKSon/***)

 

 

Baca Lainnya

Sudah Tunaikan Kewajibannya, PT Vale Tidak Terkait Lagi Dengan Ambulan CSR

18 Mei 2026 - 09:51 WITA

Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu

16 Mei 2026 - 11:58 WITA

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

Trending di BERITA