Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Pemkab Luwu Timur Lakukan Pembinaan Kabupaten Layak Anak di Kecamatan Malili


					Pemkab Luwu Timur Lakukan Pembinaan Kabupaten Layak Anak di Kecamatan Malili Perbesar

OKSon,Luwu Timur – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur (Lutim), melalui Tim Gugus Tugas KLA Lutim melakukan pembinaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Kabupaten se-Lutim.

Pembinaan diawali di Kecamatan Malili yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial P3A, Hj. Julaeha Thalib didampingi Camat Malili, Nasir Dj, Kepala Bidang Kelembagaan dan Masyarakat Desa DPMD, Muzakkir, Perwakilan Dinas Kesehatan, Andi Rachmawaty Rahim, di Aula Kantor Camat Malili, Selasa (13/12/2022).

Dalam paparannya, Julaeha menjelaskan, KLA adalah kabupaten/kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus Anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

“Kebijakan KLA merupakan pedoman penyelenggaraan KLA bagi kementrian, lembaga, pemerintah daerah provinsi, dan Pemda, untuk mempercepat terwujudnya Indonesia Layak Anak,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, prinsip pengembangan KLA sesuai konveksi Hak Anak sangat perlu dilakukan dan dipenuhi dengan baik.

“Misalnya, dengan menghargai pandangan anak di mana hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengambilan keputusan,” imbuhnya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Dinsos P3A, Rahmawati Taat Mading menyebutkan bahwa, peran media massa dalam mempublikasikan pelbagai kegiatan yang berkaitan dengan KLA tersebut sangatlah dibutuhkan.

“Terutama dalam pengisian indikator dari desa, kelurahan, kecamatan hinga kabupaten Layak Anak,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Sekolah, Kepala Desa, Kepala Puskesmas Malili, Dinas Pendidikan dan Dinsos P3A. (hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA