Menu

Mode Gelap
Sudah Tunaikan Kewajibannya, PT Vale Tidak Terkait Lagi Dengan Ambulan CSR Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak

BERITA

Kunjungi Penyebab Banjir di Wilayah Hulu Lagego, Komisi Tiga Dapati Limbah Busuk PTPN Mengalir Bebas


					Kunjungi Penyebab Banjir di Wilayah Hulu Lagego, Komisi Tiga Dapati Limbah Busuk PTPN Mengalir Bebas Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Komisi Tiga DPRD Luwu Timur bersikukuh akan menguji sample limbah PTPN IV Distrik Sulawesi untuk memastikan apakah limbah yang mengalir bebas ini berbahaya bagi kesehatan warga yang tinggal di hilir. Demikian kata Badawi Alwi, wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim. Jumat(16/05/2025).

Limbah yang mengalir ini mencuri perhatian Komisi Tiga DPRD Lutim saat mereka melakukan kunjungan lapangan pasca banjir yang melanda Desa Lagego dan sekitarnya di Kecamatan Burau.

” Mereka bilang ini limbah tidak beracun, karena dari tangkos sawit, kami menilainya ini tetap limbah karena baunya busuk menyengat dan airnya juga hitam, apakah ini berbahaya bagi kesehatan warga yang tinggal di hilir tentunya ini akan kita uji lewat laboratorium. ” Ungkap Erick Estrada legeslator PDIP.

.

Sekiranya cairan yang mengalir ini tidak beracun tetap harus ada perlakuan khusus terhadap limbah ini. Dia tidak bisa dilepas bebas mengikuti aliran air sebab air pembuangan ini lewat dipemukiman warga dan dibagian hilir sana banyak terdapat usaha tambak warga.

” Harusnya dia tetap dibuatkan sedimen pond, di saring dulu di kolam endapan setelah steril barulah di lepas airnya. Tidak boleh langsung di biarkan mengalir begitu saja. Walaupun katanya tidak beracun tapi bau busuknya itu sudah membuat tidak nyaman. ” Jelas Erick..

Pengambilan sample limbah ini dilakukan anggota DPRD Eric Estrada menggunakan botol air mineral. rencananya limbah cair yang berbau busuk  itu  akan di uji di laboratorium untuk memanstikan sejauh apa daya rusak limbah tersebut terhadap usaha empang warga yang ada di wilayah hilir.. ” Kata Erick.( son/***)

 

Baca Lainnya

Sudah Tunaikan Kewajibannya, PT Vale Tidak Terkait Lagi Dengan Ambulan CSR

18 Mei 2026 - 09:51 WITA

Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu

16 Mei 2026 - 11:58 WITA

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

Trending di BERITA