Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Komisi Satu Ingatkan Nakes Yang Dihonor Pakai Anggaran BLU Jangan Dirumahkan


					Komisi Satu Ingatkan Nakes Yang Dihonor Pakai Anggaran BLU Jangan Dirumahkan Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Bagi Kepala Puskesmas yang sudah merumahkan Tenaga Sukarelanya yang dibiayai lewat BLU diharapkan segera mengaktifkan lagi Nakes Sukarela tersebut. Sebab Pemerintah Pusat tidak melarang penggunaan dana BLU dalam menghonor Nakes Sukarela.

Demikian salah satu hasil Rapat Dengar Pendapat Komisi Satu DPRD Luwu Timur dengan BKPSDM dan Perwakilan honorer yang di rumahkan. Senin (17/02/2025)

Sebelumnya Komisi Satu sudah mendapat pengaduan banyak nakes Sukarela dipecat Kepala Puskesmas dengan dalih dilarang oleh pemerintah pusat. Namun setelah konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri penggunaan dana BLU untuk menghonor Tenaga Sukarela di perbolehkan karena bukan dari dana APBD.

” Saya minta Nakes Suka Rela di puskesmas yang dirumahkan itu, harus diaktifkan lagi. Tidak boleh di berhentikan. Lucunya ada yang dirumahkan diam – diam Kapusnya merekrut orang baru, setelah ditelisik keluarganya Kapus. Kacau ini, ” kata Wahidin.

Muhammad Nur, persoalan tenaga sukarela ini sebelumnya sudah ada kesepakatan agar Pemda mengupah jasakannya semua agar masuk dalam data base. Ternyata ini tidak dilakukan sehingga banyak yang sudah bekerja dua tahun keatas tidak masuk dalam data base.

” Malah ada laporan, belum cukup dua tahun menjadi honorer sudah masuk dalam data base dan sekarang terangkat jadi tenaga PPPK. Ini kasus yang akan menjadi perhatian serius Komisi Satu. ” Kata Muhammad Nur Politisi PDIP Luwu Timur. (son/***)

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA