Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Kakanwil Kemenag Sulsel Perjelas Soal Biaya Haji 97 Juta


					Kakanwil Kemenag Sulsel Perjelas Soal Biaya Haji 97 Juta Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Pemerintah Luwu Timur diminta secepatnya membentuk Petugas Haji Daerah, ini penting untuk mendampingi jamaah haji di setiap daerah. Demikian disampaikan Iqbal Ismail yang mewakili Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel. Saat memberikan sambutan di acara manasik haji Kabupaten Luwu Timur, Rabu ( 01/05/2024).

Menurutnya, tinggal Pemerintah Luwu Timur yang belum membentuk petugas haji daerah, daerah lain sudah terbentuk semua.

Selanjutnya ia meminta kepada jamaah calon haji Lutim untuk memperbaiki niat, dan jangan pamer kemewahan usai naik haji.

” Ada kejadian jamaah haji Sulsel, begitu selesai menunaikan haji turun dari pesawat badan penuh dengan perhiasan emas, akhirnya didatangi petugas beacukai, mau dikenakan pajak beacukainya dari pembelian emas yang dipamer tersebut. Tidak dilarang belanja, tapi janganlah terlalu pamer kemewahan. ” Ungkapnya.

Berikut dijelaskan juga mengenai pembiayaan untuk memperjalankan jamaah calon haji Embarkasi Makassar itu Sembilan Puluh Tujuh Juta per orang, tetapi bapak ibu calon haji membayarnya sekitar Enam Puluh Juta. Lantas Tiga Puluh Tujuh Jutanya itu dari mana uangnya. Itu dari hasil nilai manfaat tabungan haji bapak ibu sekalian.

” Jemaah haji sekarang yang menabung seindonesia jumlahnya ada sekitar Lima Juta Tiga Ratus Orang. Termasuk Luwu Timur sekitar Empat Belas Ribu Orang yang menabung haji. Dan dana yang sudah terkumpul sekitar Seratus Enam Puluh Tujuh Triliun. Uang inilah yang dikelola pemerintah supaya ada nilai manfaat yang kembali kejamaah. Ini saya sampaikan untuk menangkis berita hoax seputar pemanfaatan dana haji Indonesia . ” Tutup iqbal.

( SON/***)

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA