Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Hasil Rapat, Tidak Boleh Lagi Parkir Kendaraan Di Sepanjang Andi Nyiwi Park


					Hasil Rapat, Tidak Boleh Lagi Parkir Kendaraan Di Sepanjang Andi Nyiwi Park Perbesar

OKSon, Luwu Timur – Sejak menjabat sebagai Camat Malili, Nasir DJ secara bertahap terus melakukan pembenahan di area fasilitas publik.

Pembenahan dilakukan untuk memperindah dan memberikan rasa nyaman bagi semua orang yang datang ke Kota Tua Malili.

Pada Rabu (20/07/2022) kemarin, ia bersama OPD terkait dan dr. April Staf Ahli Bupati Lutim menggelar rapat membahas Parkir Kendaraan di sepanjang jalur Andi Nyiwi Park dan Pengelola Pujasera.

Rapat yang berlangsung di Pujasera tersebut memutuskan, melarang parkir kendaraan di bahu jalan sepanjang Andi Nyiwi Park, dan Pujasera harus dikelola secara profesional.

” Sudah ada keputusan rapat, parkir kendaraan dilarang dibadan jalan , semua kendaraanharus masuk di Basement Andi Nyiwi Park. “Ujar Nasir Dj Camat Malili, Kamis (21/07/2022) .

Selain itu rapat juga memutuskan menunggu ketetapan Bupati Lutim, siapa yang ditunjuk untuk mengelola Pujasera Malili.

Karena jika sudah ada pengelolanya, maka Puja Sera Malili bisa dikelola secara profesional, dan disitu ada potensi PAD .

“Untuk besaran konstribusi PAD nya belum diputuskan, Insa Allah hari Senin kita bahas itu . ” Ungkap Nasir.

selaku pemerintah kecamatan , kami mempressure ini, karena dia Nasir Dj melihat belum terlambat bagi kita untuk mengatur dan menata kota Malili Tua.

Nasir beranggapan jika Pujasera bisa dikelola secara profesional, ada tiga aspek yang bisa berkembang. Yaitu aspek ekonomi bisa bertumbuh, kemudian aspek Sosial dan aspek Lingkungan. Tutupnya. (Son/***)

 

 

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA