Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Di Cendana Hijau Warga Lebih Tertarik Isu Lapangan Kerja Ketimbang Bantuan Lansia


					Di Cendana Hijau Warga Lebih Tertarik Isu Lapangan Kerja Ketimbang Bantuan Lansia Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Warga Cendana Hijau lebih tertarik dengan janji Pembukaan lapangan kerja ketimbang bantuan Lansia. Alasannya sederhana, jika sudah bekerja dan mendapat upah yang layak jangankan memelihara Lansia bangun rumah layak huni juga bisa.

” Lebih baik kita bahas lapangan kerja itu jelas dampak jangka panjangnya ketimbang bantuan Lansia, jika seseorang sudah bekerja dan mendapat upah yang layak, jangankan memelihara keluarga kita yang sudah Lansia membuat rumah baru juga bisa. ” Ujar Samir saat menghadiri pertemuan terbatas warga Cendana Hijau dengan Calon Wakil Bupati Lutim. Moch. Akbar. Andi Leluasa. Jumat(18/10/2024) sore.

Di pertemuan itu Akbar Andi Leluasa, menyampaikan, pada pertengahan 2025 nanti PT IHIP akan melakukan peletakan batu pertama tanda pembangunan Smelter di Lampia dan sektarnya akan mulai. Perusahaan ini juga akan membuka Kawasan industri di Luwu Timu dengan luasan sektar 1000 hektar.

Tenaga Kerja yang dibutuhkan sebanyak 20 Ribu sampai 40 Ribu Tenaga Kerja. Untuk itu siapkan dari sekarang keahlian anak – anak kita agar bisa terserap di perusahaan tersebut.

” Kami juga sudah bicara dengan investornya, bahwa rekruitmen tenaga kerjanya nanti harus mengutamakan tenaga kerja lokal dulu. Ungkap Akbar Leluasa.

Mendengar ini, warga gembira, dan ada yang menyarankan agar rekruitmen tenaga kerja nanti tidak melalui pendor. Karena dianggap ribet kalau lewat pendor. Warga berharap rekruitmen tenaga kerja ditangani pemerintah daerah bekerja sama langsung dengan pihak perusahaan. ( son/***)

 

 

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA