Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Anak Malili Ricuh Di RDP PT PDS


					Anak Malili Ricuh Di RDP PT PDS Perbesar

 

Okson, Luwu Timur – Rapat Dengar Pendapat terkait Aktivitas PT PDS yang berlangsung di Lantai 9 DPRD Sulsel sempat ricuh. Kamis (15/09/2022) .

Warga Luwu Timur yang hadir di RDP tiba -tiba emosi mendengar pernyataan salah seorang anggota DPRD Sulsel yang menyarankan agar peserta yang mengikuti RDP jangan terlalu serius dan santai saja.

” Kita jangan bias ya di RDP ini, ini bukan rapat pertama dan terakhir, jadi santai sajalah, setelah ini masih ada lagi rapat, jangan terlalu serius. ” Ujar Mizar Roem.

Mendengar itu, anak – anak Malili yang hadir di RDP tersebut emosi.

” Bapak jangan bicara seperti itu, ini persoalan serius. Kamu bisa bicara seperti itu karena kamu tidak merasakan dampaknya. ” Kata Nasriadi.

Hari Ananta juga ikut menimpali, Kami memperjuangkan ini sudah cukup lama, jadi jangan bicara seperti itu.

Selain warga Lutim, raut wajah para legeslator Luwu Raya yang hadir diruangan tersebut mengisyaratkan juga tidak respect terhadap pernyataan Mizar.

Adu mulut serta aksi saling tunjuk dan pukul meja tak bisa dibendung. Melihat situasi yang memanas ini Pimpinan Rapat A. Rachma Tika Dewi Yustitia Iqbal meminta peserta menahan diri.

” Tolong semuanya untuk tenang, agar kita lanjutkan RDP ini, saya minta semuanya diam ,sekali lagi saya minta semuanya untuk tertib. ” Kata Rachma Tika.

Namun adu mulut tak juga berhenti, hingga Andi Hatta beranjak dari kursinya maju kedepan menenangkan warga Malili yang tersulut emosi.

Akhirnya ruang RDP kembali steril dan rapat di lanjutkan lagi.

Untuk di ketahui suasana RDP ini terasa mulai memanas ketika pimpinan rapat mempersilahkan Witman Budiarta menyampaikan pendapatnya terkait operasional PDS di Lutim.

” Kami beroperasi punya legal standing, dan kami baru beroperasi Februari 2022. Selama ini vakum karena belum dapat partner bisnis.

Belum selesai Witman memberikan pendapatnya langsung di sela oleh Hari Ananta Gani. Dari Komite Jaringan Aktivis Mahasiswa.

” Bohong itu pimpinan, kami punya bukti nya, Pak Witman jangan bohong, izin perusahaan bapak sudah lama terbit, tumpukan ore lama dipinggir pantai Lampia itu bukti perusahaan anda sudah lama beroperasi. “

Pimpinan rapat akhirnya menegur Hari, meminta memberikan kesempatan kepada Witman menyelesaikan pernyataannya. ( OKSon/***)

 

 

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA