OKSON, LUWU TIMUR, – Salah satu upaya PT Vale membangun Kabupaten Luwu Timur adalah memprogramkan Matano Belt Road ( MBR ) sebuah proyek strategis untuk masa depan Luwu Timur.
Proyek yang didanai Pat Vale ini bernilai puluhan Miliar ini dirancang untuk membuka jalur transportasi darat yang layak.
Infrastruktur ini diyakini akan meretas keterisolasian warga yang mendiami pesisir Danau Matano dengan wilayah sekitarnya termasuk mengoneksikan wilayah Provinsi Sulawesi Tengah yang selama ini sulit di jangkau.
Untuk jangka panjangnya, Jalan ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru yang lebih merata, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat pembangunan wilayah berbasis konektivitas, produktivitas, dan keberlanjutan.
Visi besar PT Vale dalam pembangunan daerah Luwu Timur ini disambut baik oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Amran Sulaiman.
Di puncak acara HUT Luwu Timurnke -23, Gubernur Sulsel meluahkan rasa terimakasihnya kepada PT Vale Indonesia.
” Saya mengucapkan rasa terimakasih saya kepada Manajeman Pat Vale, dalam hal ini Pak Bernadus Irmanto CEO PT Vale yang serius akan membangun infrastruktur jalan Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang 35 KM lewat program MBR. Terimakasih pak Irmanto Progresnya saat ini Sudah MoU sudah PKS, insya Allah insya Allah tidak lama lagi sudah bisa jalan konstruksi fisiknya. ” Ujar Andi Sudirman Sulaeman.” Ungkap Andi Sudirman Sulaiman Senin (8/06/2026).
Karena desain sudah selesai, ia meminta tolong pada Bupati Lutim untuk mengawal dengan baik program ini.
Gubernur berpendapat proyek strategis ini akan menjadi legacy untuk menegaskan bahwa luwu timur sebagai penghasil sumber daya alam dan jalan sepanjang 35 Km ini akan memangkas perjalanan warga yg selama ini menggunakan kapal menuju sulawesi tengah.
” Terimakasih banyak pak Irmanto, kita doakan semoga kedepannya PT Vale akan semakin baik. ” Kata Andi Sudirman Sulaiman. ( oks/***)







