Menu ✖

Otomatis
Breaking News

BERITA

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Perbesar

Penanganan perkara dugaan korupsi pada pengadaan seragam sekolah dan ambulans yang bersumber dari dana CSR terus berlanjut. Kejaksaan Negeri Luwu Timur mengungkapkan proses pemeriksaan terhadap para saksi hingga saat ini belum rampung, dengan total 40 orang telah diperiksa dari dua kasus tersebut. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Dery F Rachman, menyampaikan hal ini dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026. Ia menjelaskan bahwa setiap perkara telah memeriksa kurang lebih 20 orang saksi.

Dalam kasus seragam sekolah, fokus pemeriksaan diarahkan pada pihak-pihak yang berasal dari perusahaan konveksi. Pada hari yang sama dengan penyampaian pernyataan tersebut, masih terdapat saksi lain yang dijadwalkan untuk memberikan keterangan. Adapun untuk kasus pengadaan mobil ambulans, pemeriksaan telah menjangkau sejumlah pihak, mulai dari kepala desa hingga seorang oknum anggota DPRD berinisial J yang baru saja dimintai klarifikasi sebagai saksi.

Dery menambahkan bahwa tim penyidik tidak hanya mendengarkan keterangan saksi, tetapi juga aktif mengumpulkan alat bukti. Ia menegaskan bahwa penetapan kerugian negara tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa ataupun berdasarkan asumsi yang tidak berdasar. Penyidik berpedoman pada prinsip profesionalisme serta kecermatan dalam menangani kedua perkara ini supaya seluruh rangkaian proses berjalan tanpa hambatan.

Proses penetapan tersangka baru dapat dilakukan apabila pemeriksaan telah dinyatakan selesai dan hasil audit perhitungan kerugian negara sudah diperoleh. Dery meyakinkan bahwa proses hukum ini dijamin akan berujung pada penetapan pihak yang bertanggung jawab, mengingat tidak ada perkara yang berakhir tanpa adanya tersangka. Di akhir keterangannya, ia menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap dua kasus ini akan terus dilanjutkan hingga tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

26 Sep 2026 - 07:50 WITA

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah

25 Sep 2026 - 01:48 WITA

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah

Demo Hari Tani Ditengah Kekosongan Pemerintahan Luwu Timur, Ini Hasilnya

24 Sep 2026 - 11:57 WITA

Demo Hari Tani Ditengah Kekosongan Pemerintahan Luwu Timur, Ini Hasilnya
Trending di BERITA