Menu ✖

Otomatis
Breaking News

BERITA

Untuk Kebutuhan Energi Dunia PT Vale Percepat Sorlim

Untuk Kebutuhan Energi Dunia PT Vale Percepat Sorlim Perbesar

Kegiatan pembangunan fasilitas pengolahan nikel di kawasan timur Indonesia terus berjalan dengan capaian yang menggembirakan. Sampai dengan Maret 2026, progres konstruksi proyek Sorowako Limonite Ore Project (Sorlim) telah mencapai 42 persen dan ditargetkan tuntas pada pertengahan tahun 2027. Proyek ini menjadi pilar penting dalam strategi perusahaan merespons meningkatnya kebutuhan mineral kritis global, terutama yang berkaitan dengan transisi energi serta produksi baterai kendaraan listrik. Hal tersebut disampaikan dalam acara Halalbihalal yang berlangsung di Sorowako pada 16 April 2026 dengan tema “Merajut Silaturahmi Kolaborasi untuk Keberlanjutan”.

Ridwan Banda, yang menjabat sebagai Manager of Construction Sorowako Limonite Project, menyatakan bahwa Sorlim kini menjadi prioritas utama perusahaan. Dengan mengadopsi teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL), bijih limonite akan diolah menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), yaitu bahan baku krusial untuk industri baterai. Ridwan juga memaparkan bahwa berbagai infrastruktur pendukung seperti stockpile, sediment pond, dan hunian pekerja telah diselesaikan pembangunannya. Ia menegaskan bahwa proyek ini bukanlah sekadar operasi pertambangan biasa, melainkan bagian dari visi jangka panjang dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam serta memperkuat peran Indonesia di rantai pasok energi bersih dunia.

Di sisi lingkungan, Budiawansyah yang menjabat sebagai Direktur Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale memaparkan sejumlah pencapaian. Perusahaan telah melakukan reklamasi lahan seluas 3.877 hektare atau sekitar 50,09 persen dari total area bukaan tambang seluas 7.740 hektare. Penanaman lebih dari 5,8 juta bibit pohon lokal dan 80 ribu pohon kayu hitam juga telah direalisasikan. Upaya pemulihan ekosistem diperluas melalui transplantasi terumbu karang dan penanaman mangrove yang melibatkan partisipasi warga setempat. Budiawansyah menekankan bahwa aspek keberlanjutan selalu menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan bisnis perusahaan.

Dampak positif dari sisi sosial ekonomi turut dirasakan oleh masyarakat sekitar. Sebanyak 139 UMKM di wilayah Sorowako, Wawondula, Wasuponda, dan Malili telah memperoleh pembinaan dari perusahaan. Program pengelolaan sampah berbasis komunitas yang dijalankan berhasil menekan jumlah limbah hingga lebih dari 35.378,5 kilogram. Selain itu, konsep ekonomi sirkular diterapkan dengan memanfaatkan slag sebagai material untuk pengerasan jalan. Berkat berbagai program tersebut, PT Vale meraih dua penghargaan dalam Indonesia SDGs Award 2025, yakni kategori Gold untuk program Matano Iniaku dan kategori Platinum untuk program pengembangan peternakan sapi.

Ke depan, perusahaan berencana melanjutkan kegiatan eksplorasi di wilayah Tanamalia sebagai bagian dari pengembangan proyek strategis lainnya. Komitmen terhadap keberlanjutan dan hilirisasi nasional tercermin dalam filosofi yang dipegang teguh perusahaan, bahwa tidak ada masa depan tanpa pertambangan, dan tidak ada pertambangan yang maju tanpa memikirkan masa depan. Melalui langkah ini, PT Vale berupaya memperkokoh posisi Indonesia sebagai pemasok nikel berkelanjutan di pasar internasional. Acara tersebut juga dihadiri oleh Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communication, beserta jajaran manajemen PT Vale lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

28 Sep 2026 - 00:47 WITA

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

26 Sep 2026 - 07:50 WITA

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah

25 Sep 2026 - 01:48 WITA

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah
Trending di BERITA