Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Komisi Dua DPRD Minta Perumdam Waemami Susul Bantuan Intake Yang Tertahan


					Komisi Dua DPRD Minta Perumdam Waemami Susul Bantuan Intake Yang Tertahan Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Komisi Dua akan membantu manajemen Perumdam Waemami untuk mendapatkan bantuan Intake dari Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan – Jeneberang dan Balai Cipta Karya.

Bantuan ini sangat dibutuhkan mengingat Perundam Waemami ternyata berada di posisi pertama dalam daftar tunggu.

” Saya kira bantuannya sudah turun ternyata belum dikasi lagi, apa kendalanya itu bu direktur. ” Tanya Sukasman saat memimpin RDP dengan Perumdam Wae Mami. Jumat (08/05/2025).

Menurut Sukasman , Kabupaten Luwu Timur membutuhkan fasilitas Intake. Sejauh ini ada tiga intake yang sudah dijanjikan buat Luwu Timur yaitu Intake Burau, Intake Waelanti dan Intake Angkona.

” Jika ini terbangun permanen saya optimis pelayanan air bersih di daerah Womanturau dan Angkona akan semakin membaik. Kami siap membackup ini, karena ini jelas untuk kepentingan masyarakat. ” Ungkap Sukasman.

Wahiddin Wahid, dalam kesempatan itu menyampaikan, terkait pelayanan air bersih ia
mengharapkan harus baik disemua di Instalasi Kota Kecamatan ( IKK ).

” Jangan cuma pelayanan di Kota Malili saja yang bagus pelayanannya, harus merata kesemua kecamatan sehingga masyarakat merasakan dampak positifnya pelayanan air bersih ini. ” Kata Wahidin.

Direktur Perumdam Waemami, Andi Maryam Nur Palulu mengatakan, seharusnya bantuan intake ini sudah turun ke Luwu Timur awal tahun ini. Namun di tunda lagi. ” Mungkin terkena kebijakan efisiensi sehingga harus tertahan bantuannya. ” Ujar Andi Maryam.

Ia juga mengakui sangat membutuhkan bantuan dukungan dari DPRD Luwu Timur dan Pemerintah daerah. Kedepan ini jika instalasi pengolahan air bersih yang dibangun ini sudah bisa dioperasikan, itu harus dibackup modal yang kuat.

Karena instalasi pengolahan air bersih ini bisa memproduksi air bersih Lima Puluh Littet Perdetik. Dan dapat dipastikan air bersih yang kita alirkan ke pelanggan sudah sesuai standart.

Tentunya instalasi baru ini harus didukung anggaran yang kuat. Untuk itu kedepan ini sesuai arahan BPK Perumdam Waemami harus menaikkan lagi tarif airnya. Karena masih dianggap dibawah standart. ” Inilah nantinya kami mohon di backup dan bahas bersama untuk perbaikan pelayanan. Karena selama ini baru satu kali kita menaikkan tarif. Tutupnya . ( son/***)

 

 

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA