Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Asisten Pemerintahan dan Kesra Tekankan Strategis Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga


					Asisten Pemerintahan dan Kesra Tekankan Strategis Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Anrika membuka Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus KTP, KTA, TPPO, ABH dan Perkawinan anak, di Aula Wisma Trans Malili, Selasa (19/11/2024).

Kegiatan ini terselenggara akibat meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang di sebabkan oleh lemahnya pengawasan dan penegakan hukum, yang akan dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 19 sampai 20 November 2024.

Aini Endis Andrika menyampaikan bahwa, perempuan, anak dan keluarga menjadi issu strategis yang menuntut pemikiran dan tindakan komprehensif dari berbagai pihak.

“Saya memberikan penekanan mengenai strategisnya pembangunan pemberdayaan perempuan dan keluarga, karena sebagian besar penduduk Luwu Timur terdiri atas kaum perempuan dan anak yang merupakan faktor kunci keberhasilan meningkatnya posisi IPM,” jalasnya.

Aini Endis Andrika menambahkan, akhir-akhir ini semakin banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang bentuknya semakin bervariasi.

Olehnya itu, ia mengatakan untuk menghadapi permasalahan ini dibutuhkan kerja keras dan kesungguhan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan perlindungan perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan.

“Diperlukan penguatan lembaga untuk membantu meminimalisir korban kekerasan sehingga diharapkan usulan dan masukan terkait pencegahan dan penanganan kasus kekerasan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat,” tutupnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial P3A, Sukarti menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan peserta terkait manajemen kasus, mempraktikkan, menerapkan etika praktik dan menerapkan pentingnya pembangunan sistem rujukan dalam manajemen kasus serta memperkuat koordinasi antar lembaga penyedia layanan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar pengelola layanan perlindungan Perempuan dan anak,” harap Sukarti.

Turut hadir Kanit PPA Polres Lutim, Agustinus sebagai Narasumber, Perwakilan Pengadilan Negeri Malili, perwakilan Kejaksaan Negeri Malili, perwakilan RSUD I Lagaligo serta Seluruh Peserta Pelatihan.

(ik/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA