Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Tangguh Bencana, BPBD Lutim Dapat Bantuan Peralatan Penanganan Banjir Dari Provinsi


					Tangguh Bencana, BPBD Lutim Dapat Bantuan Peralatan Penanganan Banjir Dari Provinsi Perbesar

OKSON,LUWU TIMUR,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur menerima bantuan penanganan banjir dari Kepala BBWS Pompengan-Jeneberang.

Penyerahan bantuan diterima oleh dr. April Kepala BPBD Lutim dalam acara apel siaga bencana banjir yang berlangsung di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang, Makassar, Selasa (19/11/2024).

Bantuan penanganan banjir yang diberikan berula alat berat escavator dan berbagai peralatan penanganan bencana.

dr. April Kepala BPBD Luwu Timur, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh berbagai instansi dan organisasi. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah dalam menghadapi setiap bencana yang alam yang datang.

“Pemerintah daerah Luwu Timur mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan ini, dan tentunya ini sangat berarti untuk memepercepat upaya pemulihan kondiai manakala terjadi bencana alamm” Ujar dr.April

Lanjut dikatakannya, bantuan ini diyakini akan memperkuat kesiapan personel dan mempercepat respons penanganan bencana di berbagai wilayah di Luwu Timur.

Menghadapi cuaca ekstrim saat ini, dr.April menegaskan pentingnya koordinasi dini dan kesiapan seluruh fasikitas dan personil menghadapi bencana banjir. Mengingat di Luwu Timur saat ini curah hujan sangat tinggi.

“Koordinasi lintas sektoral antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan BBWS Pompengan-Jeneberang sangat diperlukan. Ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam mitigasi dan penanganan dampak banjir yang bisa mengganggu sektor pertanian, perdagangan, hingga infrastruktur,” ujarnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, beberapa wilayah di Sulawesi Selatan berpotensi mengalami curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir. Hal ini dapat berdampak pada kenaikan inflasi akibat kerusakan dan kerugian di sektor vital.

“Harapan kita, semoga Luwu Timur terhindar dari cuaca ekstrem dalam tiga bulan ke depan. Namun, kesiapsiagaan harus tetap menjadi prioritas,” tambah dr. H. April. ( son/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA