Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Tangguh Bencana, BPBD Lutim Dapat Bantuan Peralatan Penanganan Banjir Dari Provinsi


					Tangguh Bencana, BPBD Lutim Dapat Bantuan Peralatan Penanganan Banjir Dari Provinsi Perbesar

OKSON,LUWU TIMUR,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur menerima bantuan penanganan banjir dari Kepala BBWS Pompengan-Jeneberang.

Penyerahan bantuan diterima oleh dr. April Kepala BPBD Lutim dalam acara apel siaga bencana banjir yang berlangsung di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang, Makassar, Selasa (19/11/2024).

Bantuan penanganan banjir yang diberikan berula alat berat escavator dan berbagai peralatan penanganan bencana.

dr. April Kepala BPBD Luwu Timur, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh berbagai instansi dan organisasi. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah dalam menghadapi setiap bencana yang alam yang datang.

“Pemerintah daerah Luwu Timur mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan ini, dan tentunya ini sangat berarti untuk memepercepat upaya pemulihan kondiai manakala terjadi bencana alamm” Ujar dr.April

Lanjut dikatakannya, bantuan ini diyakini akan memperkuat kesiapan personel dan mempercepat respons penanganan bencana di berbagai wilayah di Luwu Timur.

Menghadapi cuaca ekstrim saat ini, dr.April menegaskan pentingnya koordinasi dini dan kesiapan seluruh fasikitas dan personil menghadapi bencana banjir. Mengingat di Luwu Timur saat ini curah hujan sangat tinggi.

“Koordinasi lintas sektoral antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan BBWS Pompengan-Jeneberang sangat diperlukan. Ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam mitigasi dan penanganan dampak banjir yang bisa mengganggu sektor pertanian, perdagangan, hingga infrastruktur,” ujarnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, beberapa wilayah di Sulawesi Selatan berpotensi mengalami curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir. Hal ini dapat berdampak pada kenaikan inflasi akibat kerusakan dan kerugian di sektor vital.

“Harapan kita, semoga Luwu Timur terhindar dari cuaca ekstrem dalam tiga bulan ke depan. Namun, kesiapsiagaan harus tetap menjadi prioritas,” tambah dr. H. April. ( son/***)

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA