Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Gandeng Baznas, Desa Lewonu Salurkan Bantuan Penanganan dan Pencegahan Stunting


					Gandeng Baznas, Desa Lewonu Salurkan Bantuan Penanganan dan Pencegahan Stunting Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Pemerintah Desa Lewonu Kecamatan Burau menyalurkan bantuan untuk pencegahan stunting.

Penyerahan bantuan ini berlangsung di Posyandu Medica Desa Lewonu. Rabu ( 20/11/2024). Dengan adanya bantuan dari Baznas ini kasus stunting di Burau bisa ditekan.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika. Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan D. Kasim, Kepala Bidang Keluarga Berencana, Suliati, Sekretaris DPPKB, I Dewa Putu Alit Swastika, Sekcam Burau, Perwakilan TP PKK Kabupaten Lutim, Ketua Baznas Kabupaten Lutim, Kepala Desa Lewonu, dan para Tokoh masyarakat.

Bantuan stunting ini diberikan kepada ibu hamil stunting, Baduta dan Balita dan disaat yang sama juga dilakukan launching Rumah Gizi.

Aini Endis Anrika mengatakan, pemerintah Luwu Timur telah berkomitmen akan menghilnagkan kasus stunging di Luwu Timur. Olehnya itu dukungnya kepada seluruh anggota keluarga di Luwu Timur untuk melaporkan jika ada anak – anak yang terindikasi agar secepatnya ditangani.

” Jangan malu melaporkan jika melihat ada gejala pertumbuhan anak kita lamban dan terkesan kerdil, segera lapor ke Pemerintah desa setempat untuk ditangani secara serius. ” Ungkap Endis.

Selanjutnya, ia juga gencar membangun rumah gizi, karena rumah gizi ini sejalan dengan program pengentasan stunting. Program ini harus berhasil karena terkait erat dengan generasi emas yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Pembangunan rumah gizi adalah bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Lutim untuk mengurangi angka stunting, gizi buruk dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” ungkap Aini Endis Anrika.

Lebih lanjut, Aini Endis Anrika mengungkapkan, salah satu tujuan utama dari program ini adalah agar setiap anak di Lutim, dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, tanpa terkendala oleh masalah kekurangan gizi.

“Rumah gizi ini, dapat menjadi pusat edukasi dan layanan kesehatan yang memberikan informasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pola makan sehat, pemberian ASI eksklusif serta pemantauan status gizi anak dan ibu hamil,” ujarnya.( son/***)

BERITA

Gandeng Baznas, Desa Lewonu Salurkan Bantuan Penanganan dan Pencegahan Stunting


					Gandeng Baznas, Desa Lewonu Salurkan Bantuan Penanganan dan Pencegahan Stunting Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Pemerintah Desa Lewonu Kecamatan Burau menyalurkan bantuan untuk pencegahan stunting.

Penyerahan bantuan ini berlangsung di Posyandu Medica Desa Lewonu. Rabu ( 20/11/2024). Dengan adanya bantuan dari Baznas ini kasus stunting di Burau bisa ditekan.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika. Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan D. Kasim, Kepala Bidang Keluarga Berencana, Suliati, Sekretaris DPPKB, I Dewa Putu Alit Swastika, Sekcam Burau, Perwakilan TP PKK Kabupaten Lutim, Ketua Baznas Kabupaten Lutim, Kepala Desa Lewonu, dan para Tokoh masyarakat.

Bantuan stunting ini diberikan kepada ibu hamil stunting, Baduta dan Balita dan disaat yang sama juga dilakukan launching Rumah Gizi.

Aini Endis Anrika mengatakan, pemerintah Luwu Timur telah berkomitmen akan menghilnagkan kasus stunging di Luwu Timur. Olehnya itu dukungnya kepada seluruh anggota keluarga di Luwu Timur untuk melaporkan jika ada anak – anak yang terindikasi agar secepatnya ditangani.

” Jangan malu melaporkan jika melihat ada gejala pertumbuhan anak kita lamban dan terkesan kerdil, segera lapor ke Pemerintah desa setempat untuk ditangani secara serius. ” Ungkap Endis.

Selanjutnya, ia juga gencar membangun rumah gizi, karena rumah gizi ini sejalan dengan program pengentasan stunting. Program ini harus berhasil karena terkait erat dengan generasi emas yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Pembangunan rumah gizi adalah bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Lutim untuk mengurangi angka stunting, gizi buruk dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” ungkap Aini Endis Anrika.

Lebih lanjut, Aini Endis Anrika mengungkapkan, salah satu tujuan utama dari program ini adalah agar setiap anak di Lutim, dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, tanpa terkendala oleh masalah kekurangan gizi.

“Rumah gizi ini, dapat menjadi pusat edukasi dan layanan kesehatan yang memberikan informasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pola makan sehat, pemberian ASI eksklusif serta pemantauan status gizi anak dan ibu hamil,” ujarnya.( son/***)

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA