OKSON, LUWU TIMUR,- Harus diakui kemampuan literasi dikalangan siswa SMP Luwu Timur saat ini sangat rendah. Padahal untuk membuka wawasan dengan cepat adalah dengan banyak membaca. Untuk mengtasi hal inilah. Puluhan Pelajar SLTP Wahdah Islamiyah Malili di boyong pihak sekolahnya ke Gedung Perpustakaan Lutim, Jumat (10/01/2025).
Kunjungan Pelajar Wahdah islamiyah ini diterima baik pengelola Dinas Perpustakaan Luwu Timur, Nirmalasari. Dalam kesempatan tersebut ia menghaturkan rasa terimakasihnya atas kunjungan pihak Wahdah Islamiyah ke Perputakaan Luwu Timur.
Ia mengakui, kunjungan ini sangat baik untuk menguatkan literasi anak – anak dengan gemar membaca .
” Terimakasih kunjungannya, saat ini buku- buku di perpustakaan Luwu Timur cukup banyak dan bervariasi, silahkan memilih buku – bukunya sesuai selera baca. ” Ujarnya.
Guru pendamping, Dahlima Jufri, turut menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang hangat dari pihak perpustakaan.
Ia mengaku kunjungan ini bukan yang terakhir, karena setelah ini akan ada lagi kunjungan berikutnya.
” Suasanannya sangat tenang, dan banyak terdapat buku – buku agama, sangat cocok untuk membuat reperensi. ” Ujarnya.
Diakuinya di era digital seperti sekarang, minat membaca di kalangan pelajar mulai tergeser oleh kehadiran gadget dan media sosial. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi banyak pihak, termasuk para pendidik di Wahdah Islamiyah. Sebagai langkah konkret untuk membangkitkan kembali minat baca, pihak sekolah mengambil inisiatif mendatangi perpustakaan daerah untuk mengajak anak – anak membaca buku – buku yang ada di Perpustakaan.
“Minat baca tidak bisa tumbuh secara instan. Ini adalah proses yang membutuhkan dukungan lingkungan, termasuk fasilitas bacaan yang menarik dan program literasi yang kreatif,” ujar kepala sekolah dengan penuh semangat.
( son/***)






