Menu

Mode Gelap
Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi Erwin Sandi Dan Armin Jafar Penuhi Panggilan Kejari Lutim Diperiksa Terkait Ambulan CSR Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur

BERITA

Temui Dirjen Linjamsos, Pj Walikota Palopo Usulkan 18.576 BPJS Kesehatan Warga Ditanggung APBN


					Temui Dirjen Linjamsos, Pj Walikota Palopo Usulkan 18.576 BPJS Kesehatan Warga  Ditanggung APBN Perbesar

OKSON, JAKARTA – Penjabat Wali Kota Palopo, Asrul Sani  didampingi Kepala Dinas Sosial Palopo, Zulkifli Halid, berkunjung ke Kementerian Sosial RI.

Penjabat Wali Kota Palopo dan rombongan diterima Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos), Robben Rico.

Kepada Dirjen Linjamsos, Asrul Sani, mengajukan permintaan bantuan di bidang sosial, seperti Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Saat ini sebanyak 18.576 jiwa akan diminta untuk migrasi data ke Kemensos dan langsung disetujui 16.563 jiwa masuk daftar siaga atau diterima secara bertahap,” kata Asrul Sani.

Asrul menjelaskan, saat ini sebanyak 53 ribuan warga PBI dalam bentuk BPJS Kesehatan yang masih ditanggung dana APBD.

“Sementara sedang yang ditangung pihak pemerintah pusat dalam hal ini Kemensos, sebanyak 64 ribuan jiwa,” jelasnya.

Sehingga dengan diterimanya ajuan ini, kata Asrul, maka nantinya beban APBD bisa lebih berkurang dan beralih ke pemerintah pusat.

Baca Lainnya

Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara

10 Juli 2026 - 12:42 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

10 Juli 2026 - 01:22 WITA

Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi

9 Juli 2026 - 11:44 WITA

Trending di BERITA