Menu

Mode Gelap
BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak Untuk Memaksimalkan Pelayanan, Pemkab Lutim Restui Penyesusian Tarif Air Perumdam Waemami Menuju Zero Accident PT CLM Gelar Defensive Driving Training

BERITA

Hj. Sufriaty Budiman Hadiri Rakornas TP PKK se-Indonesia Tahun 2023 di Jakarta 


					Hj. Sufriaty Budiman Hadiri Rakornas TP PKK se-Indonesia Tahun 2023 di Jakarta  Perbesar

OKSon,Luwu Timur,- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Luwu Timur (Lutim) , Hj. Sufriaty Budiman menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TP PKK Se-Indonesia Tahun 2023 dengan tema “Terus Berkontribusi untuk Indonesia Maju”, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (11/08/2023).

Selain diikuti oleh Ketua TP PKK Pusat, juga hadir Penjabat (Pj) TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sofha Marwah Bahtiar, Jajaran pengurus TP PKK Provinsi Sulsel serta seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/kota se-Indonesia.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada pengurus TP PKK dari seluruh negeri telah menghadiri Rakornas.

“Ketua TP PKK di tiap daerah adalah hero, karena di tangan ibu-ibu, program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terlaksana dengan baik,” tandasnya. 

Menurutnya, TP PKK punya andil yang besar dalam mengawal program pemerintah di tiap daerah. Oleh sebab itu, Tri Tito Karnavian mengingatkan agar TP PKK di setiap daerah bekerja secara terarah dengan konsep jelas mengacu pada Rencana Strategis yang sudah dirancang.

Sementara itu, Pj. TP PKK Provinsi Sulsel, Sofha Marwah mengatakan, Rakornas kali ini bertujuan untuk menyamakan persepsi yang berkaitan kebijakan pemerintah melalui Gerakan PKK secara nasional.

“Pada intinya memang terfokus pada 10 program PKK. Kebetulan program yang sangat digiatkan itu adalah program stunting, gizi buruk dan soal narkoba seperti yang disampaikan BNN tadi,” jelasnya. 

Apalagi saat ini, kata Sofha, penyalahgunaan narkoba banyak menyasar kalangan remaja. Di Sulsel, berdasarkan data yang dipaparkan BNN (Badan Narkotika Nasional) tercatat  330 daerah titik rawan peredaran narkoba. 

“330 titik Itu nantinya, memang yang harus difokuskan lagi untuk banyak penyuluhan kepada remaja terkait narkoba,” imbuhnya.

Untuk menyelesaikan masalah stunting dan gizi buruk, Pj Ketua TP PKK Sulsel akan memaksimalkan keberadaan dari Posyandu. 

Tak hanya itu, Ketua TP PKK Lutim, Sufriaty mengaku, bersyukur dapat menghadiri Rakornas Tahun 2023 bersama seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/kota se Indonesia.

“Alhamdulillah ini merupakan suatu kesyukuran bagi saya dapat hadir dan mengikuti Rakornas ini. Selain itu, banyak hal yang saya dapatkan, termasuk dapat bertemu dan bersilaturahmi bersama Ketua TP PKK Pusat, PJ Ketua TP PKK provinsi Sulsel yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur

12 Mei 2026 - 13:43 WITA

Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri

12 Mei 2026 - 01:50 WITA

Trending di BERITA