Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Untuk Kebutuhan Energi Dunia PT Vale Percepat Sorlim


					Untuk Kebutuhan Energi Dunia PT Vale Percepat Sorlim Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Manajemen PT Vale menegaskan komitmennya untuk mempercepat hilirisasi nikel berkelanjutan guna mendukung kebutuhan global akan mineral kritis dalam transisi energi dan industri kendaraan listrik.

Hal ini disampaikan Ridwan Banda, Manager of Construction Sorowako Limonite Project, dalam acara Halalbihalal yang bertemakan “Merajut Silaturahmi Kolaborasi untuk Keberlanjutan”. ( 16/04/2026). Di Sorowako.

Ia menyebutkan fokus utama adalah Sorowako Limonite Ore Project (Sorlim), yang mengolah bijih limonite menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) melalui teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) untuk kebutuhan industri baterai.

Ridwan Banda menerangkan saat ini progres konstruksi Sorlim telah mencapai 42 persen hingga Maret 2026 dengan target selesai pertengahan 2027.

Ia kemudian menjelaskan bahwa ada beberapa fasilitas pendukung utama seperti stockpile, sediment pond, dan akomodasi pekerja telah selesai dibangun.

“Proyek Sorlim ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam rantai pasok global energi bersih. ” Kata Ridwan.

Di kesempatan yang sama Budiawansyah, Direktur chief sustainability & corporate affairs officer PT Vale, mengatakan.
Dalam aspek lingkungan, PT Vale telah mereklamasi 3.877 hektare atau 50,09 persen dari total area bukaan tambang seluas 7.740 hektare.

Lebih dari 5,8 juta bibit pohon lokal dan 80 ribu pohon kayu hitam telah ditanam, ditambah inisiatif seperti transplantasi terumbu karang dan penanaman mangrove yang melibatkan masyarakat lokal.

“Keberlanjutan merupakan landasan utama dalam setiap keputusan bisnis kami,” ungkapnya.

Dari sisi sosial ekonomi, perusahaan telah membina 139 UMKM di wilayah Sorowako, Wawondula, Wasuponda, dan Malili, serta mereduksi lebih dari 35.378,5 kilogram sampah melalui program pengelolaan berbasis komunitas. PT Vale juga menerapkan ekonomi sirkular dengan memanfaatkan slag sebagai material pengerasan jalan.

Berbagai inisiatif ini membawa PT Vale meraih dua penghargaan Indonesia SDGs Award 2025, kategori Gold untuk program Matano Iniaku dan Platinum untuk program pengembangan peternakan sapi.

Ke depan, PT Vale akan melanjutkan pengembangan proyek strategis lainnya termasuk eksplorasi di Tanamalia.

Dengan semboyan “Tidak ada masa depan tanpa pertambangan, tidak ada pertambangan tanpa memikirkan masa depan”, perusahaan berkomitmen mendukung hilirisasi nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok nikel berkelanjutan global.

Turut hadir dalam acara tersebut Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communication, bersama dengan tim manajemen PT Vale. ( oks/***)

 

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA