Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Turunkan Angka Kelahiran, DP2KB Lutim Lakukan Pelayanan KB pada Fasilitas Kesehatan di 11 Kecamatan


					Turunkan Angka Kelahiran, DP2KB Lutim Lakukan Pelayanan KB pada Fasilitas Kesehatan di 11 Kecamatan Perbesar

OKSon,Luwu Timur – Dalam rangka menurunkan Angka Kelahiran atau Total Fertility Rate (TFR) Kabupaten Luwu Timur (Lutim), maka Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Lutim melakukan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Awal Tahun 2023 pada seluruh Fasilitas Kesehatan baik Rumah Sakit maupun Puskesmas di 11 Kecamatan di Lutim.

Pelayanan KB tersebut telah berlangsung selama tiga hari, sejak 17 Januari lalu dan berakhir hari ini, di Puskesmas Kalaena, Kamis, (19/1/2023).

Kegiatan itu dipantau langsung oleh Sekretaris DP2KB, I Dewa Putu Alif Suastika bersama Kepala Bidang Keluarga Berencana, Suliati beserta Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana  (PKB)  dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Kalaena.

Sekretaris DP2KB, I Dewa Putu Alif Suastika menjelaskan, bahwa selain menurunkan kelahiran, pelayanan KB itu juga bertujuan untuk meningkatkan capaian peserta KB baik peserta KB Aktif maupun Baru, Khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Implant dan Intra Uterine Device (IUD).

“Jadi setelah melakukan pelayanan KB secara serentak di 11 Kecamatan, maka dihasilkan ada 250 Akseptor yang memasang KB Implant dan 31 Akseptor yang menggunakan KB IUD atau Spiral,” jelas I Dewa Putu.

Ia juga menyampaikan, untuk meningkatkan pemakaian Alat dan Obat Kontrasepsi (ALOKON) di Pasangan Usia Subur (PUS), peningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya Program KB Melalui Kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) dan menjamin ketersediaan Alat dan Obat Kontrasepsi di Fasilitas Kesehatan.

“Saya berharap, semoga dengan dilakukannya pelayanan KB Awal Tahun 2023 ini, capaian pelayanan KB dapat meningkat serta percepatan penyerapan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik BOKB Sub Bidang KB Tahun 2023,” pungkasnya.

(hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA