Menu

Otomatis
Breaking News

BERITA

TJSL PT Vale, Menghidupkan Bumdes Melestarikan Lingkungan

TJSL PT Vale, Menghidupkan Bumdes Melestarikan Lingkungan Perbesar

Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Puncak Indah, Kecamatan Okson, Kabupaten Luwu Timur, memasuki babak baru yang menjanjikan. Unit usaha bersama yang diberi nama Karya Mandiri itu sukses keluar dari keterpurukan finansial setelah mengubah haluan bisnis dari perdagangan ke jasa pengangkutan sampah. Peralihan model usaha tersebut dimungkinkan berkat dukungan satu unit armada pengangkut sampah yang diserahkan PT Vale lewat skema program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada 2023. Dampaknya tidak hanya terasa pada denyut ekonomi desa, tetapi juga pada kebersihan serta kelestarian lingkungan di kawasan permukiman warga.

Sebelum bantuan itu hadir, Bumdes Karya Mandiri berada di ambang kebangkrutan. Berbagai upaya dilakukan untuk mencari cuan, termasuk mencoba peruntungan di sektor penjualan sembako, namun hasilnya selalu minus. Modal yang digelontorkan tidak pernah sebanding dengan pendapatan yang mengalir kembali. Ketatnya persaingan dengan toko modern dan ritel di sekitar lokasi usaha disebut-sebut sebagai biang keladi dagangan yang tak kunjung laku. Kondisi tersebut sempat membuat para pengelola kehilangan pegangan dan mimpi untuk memajukan usaha desa.

Angin segar akhirnya berhembus pada 2023 ketika PT Vale menggulirkan bantuan mobil sampah untuk sejumlah desa di wilayah binaannya di Kabupaten Luwu Timur. Desa Puncak Indah tercatat sebagai salah satu penerima manfaat dengan perolehan satu unit kendaraan pengangkut sampah. Armada tersebut lantas dipercayakan kepada pengurus Bumdes untuk dijadikan unit usaha jasa layanan publik. Sejak momen itulah Bumdes Karya Mandiri memutuskan berhenti total dari aktivitas dagang dan fokus menyediakan layanan angkut sampah dari rumah ke rumah.

Bakratang, salah seorang pengurus Bumdes Karya Mandiri, menuturkan bahwa kehadiran mobil sampah tersebut menjadi titik balik kebangkitan usaha mereka. Ia menyampaikan bahwa bentuk dukungan dari PT Vale ini memberikan manfaat yang konkret dan terasa langsung oleh masyarakat Desa Puncak Indah. Lebih lanjut ia memaparkan, usaha pengangkutan sampah ini tidak sekadar menghidupkan kembali denyut Bumdes, melainkan juga membuka kesempatan kerja baru bagi penduduk di sekitar desa. Pengakuan tersebut diungkapkan Bakratang saat ditemui di lokasi kegiatan pada Jumat, 22 Mei 2026.

Dalam kesehariannya, operasional pengangkutan sampah berjalan dengan tertib setiap hari. Para petugas berkeliling menjemput sampah langsung dari depan rumah pelanggan, sehingga kawasan perumahan senantiasa terjaga kebersihannya dan terbebas dari aroma tidak sedap akibat tumpukan limbah rumah tangga. Konsistensi layanan ini pun berbuah manis dengan bertambahnya jumlah pelanggan tetap yang terus menggunakannya. Bakratang merinci bahwa saat ini tercatat 340 rumah pelanggan yang masing-masing dikenakan iuran bulanan senilai Rp30.000. Dari iuran tersebut, pendapatan kotor Bumdes menembus angka sekitar Rp10 juta per bulan, dan setelah dikurangi biaya perawatan kendaraan serta pajak, masih tersisa dana yang memadai untuk menjalankan operasional harian.

Bakratang pun mengutarakan keyakinannya terhadap arah perkembangan usaha di masa mendatang. Ia optimistis angka pelanggan bakal terus bertambah seiring bermunculannya hunian-hunian baru di Desa Puncak Indah. Konsekuensinya, volume sampah yang diangkut semakin besar dan perputaran usaha menjadi lebih dinamis. Kendati demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang belum tuntas, yakni belum adanya tenaga kolektor khusus yang bertugas menagih iuran dari para pelanggan. Keberadaan petugas penagih dinilai krusial lantaran masih banyak warga yang kerap lupa membayar iuran sampah bulanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Demi Redam Konflik, PT Vale Pilih Sosialisasi Ulang Jalur Pipa Minyak di Balambano

22 Sep 2026 - 09:26 WITA

Demi Redam Konflik, PT Vale Pilih Sosialisasi Ulang Jalur Pipa Minyak di Balambano

Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi

21 Sep 2026 - 13:24 WITA

Sidang Awal Gugatan Petani Laoli Rampung, Pemkab Luwu Timur Ajukan Intervensi

Lestarikan Budaya Lokal Lewat Olahraga, PT Vale Dukung TNI Patonro Run

20 Sep 2026 - 13:04 WITA

Lestarikan Budaya Lokal Lewat Olahraga, PT Vale Dukung TNI Patonro Run
Trending di BERITA