Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Swaltim Desak APH Usut Dugaan Iklan Fiktif Disdikbud Luwu Timur, Kuras Dana BOS Puluhan Juta ?


					Swaltim Desak APH Usut Dugaan Iklan Fiktif Disdikbud Luwu Timur, Kuras Dana BOS Puluhan Juta ? Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Solidaritas Wartawan Luwu Timur (Swaltim) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dugaan iklan fiktif melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Luwu Timur.

Belanja iklan Koran ucapan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur diduga fiktif tersebut berlangsung pada tahun 2025, anggarannya mencapai puluhan juta.

Selain mendesak APH, Nasrum Majid selaku ketua Swaltim mengatakan bahwa dugaan iklan fiktif mengatasnamakan Koran juga menciderai profesi Jurnalis.

“ Atas nama Swaltim, kami mendesak APH untuk mengusut dugaan tersebut, ini tidak bisa dibiarkan, apalagi menyangkut Jurnalis,” Tegasnya.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa belanja iklan ucapan tersebut dianggarkan masing-masing sekolah Negeri dan swasta melalui dana BOS tahun 2025.

Sumber mengungkapkan, iklan ucapan tersebut ditarget di semua sekolah SD dan SMP di Luwu Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur senilai Rp. 300.000,-.

“ Anggarannya per sekolah itu Tiga ratus ribu rupiah semua sekolah, negeri maupun swasta, dilaporkan melalui dana BOS, dananya juga disetor ke yang menangani di Dinas, katanya iklan koran,” Ucap sumber menolak disebut namanya.

Parahnya kata sumber, iklan ucapan yang dibayar tidak pernah dilihat bentuk fisiknya oleh sekolah, bahkan Koran yang dimaksud juga tidak diketahui.

“ Tidak ditahu Koran apa yang muat itu ucapan, tidak pernah juga dilihat sampai sekarang, kita hanya disuruh bayar,” Ungkap sumber.

Diketahui, jumlah sekolah negeri dan swasta tingkat SD dan SMP di Luwu Timur sebanayak 213 sekolah, yang jika diestimasi dengan jumlah Rp. 300.000,- per sekolah maka jumlah total pungutan atas dugaan iklan fiktif tersebut sebanyak Rp. 63.900.000,-. ( oks/rls)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA