Menu ✖

Otomatis
Breaking News

BERITA

Soal Lumpur Kiriman PTPN XIV Yang Kerap Genangi Pemukiman Warga, Pemdes Lagego Minta Tolong Ke DPRD Lutim

Soal Lumpur Kiriman PTPN XIV Yang Kerap Genangi Pemukiman Warga, Pemdes Lagego Minta Tolong Ke DPRD Lutim Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Pemerintah Desa Lagego Kecamatan Burau akhirnya membawa persoalan lumpur kiriman dari PTPN XIV yang kerap menggenangi rumah warga ke DPRD Luwu Timur untuk di bahas ditingkat Lintas Komisi.

Keputusan ini diambil setelah mencermati hasil pertemuan Legeslator Dapil Wotu – Burau dengan manajemen PTPN XIV, Selasa siang tadi yang dinilainya belum ada kesungguhan dari PTPN XIV.

” Setelah melihat hasil pertemuan antara para anggota DPRD Lutim Dapil Wotu – Burau dengan Manajemen PTPNXIV, saya
menilai belum ada kesungguhan dari pihak PTPN XIV untuk mengatasi kiriman lumpur bercampur pasir yang dikeluhkan warga. Olehnya itu saya resmi bersurat ke DPRD Lutim agar kasus ini lanjut pembahasannya di lintas komisi. ” Ungkap Akbar Huzair Kepala Desa Lagego.

Sejatinya, tiap kali hujan lebat pemukiman warga di Desa Lagego kerap terendam luapan air yang bercampur lumpur dari PT PN XIV. Kondisi seperti ini sudah sangat lama dikeluhkan warga tapi tidak mendapat perhatian dari PTPN XIV.

Muhammad Nur, Anggota DPRD Lutim yang dikonfirmasi membenarkan telah terjadi pertemuan antara anggota DPRD Lutim Dapil Wotu – Burau membahas luapan air yang bercampur lumpur dari PTPN XIV.

Persoalan ini harus diatasi agar pihak perusahaan bisa nyaman beraktivitas berdampingan dengan masyarakat.

” Ini bukan perkara limbah ya, ini persoalan menyikapi keluhan warga yang mana jika turun hujan, air bercampur lumpur dan pasir dari areal perkebunan sawit PTPN XIV Burau menggenangi pemukiman warga. ” Kata Muhammad Nur.

Kenapa luapan air bercampur lumpur ini terjadi, salah satu sebabnya adalah bendungan penampungan yang dibuat PTPN XIV tidak sebanding dengan volume air. Ketika hujan lebat bendungan penampung atau kolam sedimennya tidak bisa menampung debit air yang banyak,sehingga meluap sampai masuk kepemukiman warga.

” Ada indikasi PTPN tidak memperhatikan pengelolaan lingkungan yang baik tidak punya sistem drainase dari Hulu yang baik. ” Jelas Muhammad Nur.

Ia juga mendukung upaya yang dilakukan pemerintah Desa Lagego yang membawa perkara ini ke DPRD Luwu Timur untuk di bahas dilintas komisi. ( son/***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

28 Sep 2026 - 00:47 WITA

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

26 Sep 2026 - 07:50 WITA

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah

25 Sep 2026 - 01:48 WITA

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah
Trending di BERITA