Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Puspawati Husler Sebut Pengendalian Penduduk Bisa Meminimalisir Bencana Alam.Wartawan Dikasi Kondom


					Puspawati Husler Sebut Pengendalian Penduduk Bisa Meminimalisir Bencana Alam.Wartawan Dikasi Kondom Perbesar

OKSon, Luwu Timur – Meski kepadatan penduduk di kabupaten Luwu Timur tidak seperti di kota – kota besar, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Luwu Timur tetap melakukan pengendalian penduduk .

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya ledakan jumlah penduduk.

” Memang daerah kita kepadatan penduduknya tidak sepadat di kota -kota besar, tapi kita tidak boleh menunggu ledakan penduduk itu terjadi baru melakukan pengendalian .” Ungkap Puspawati Husler Kadis P2KB Luwu Timur saat memaparkan capain kinerja dinasnya di hadapan wartawan dan kominfo, Rabu (12/10/2022) .

Menurut Puspawati Husler, tujuan pengendalian penduduk bukan semata -mata untuk mencegah terjadinya ledakan penduduk, tetapi bisa juga untuk mengendalikan lingkungan,kawasan yang tersedia dan meminimalisir munculnya bencana alam dan penyakit masyarakat.

Untuk Kabupaten Luwu Timur, pertumbuhan penduduk berlangsung normal, namun bukan berarti masyarakat sudah sadar untuk melaksanakan Keluarga Berkualitas dan sehat lewat program Keluarga Berencana.

” Masih banyak di Luwu Timur ini terjadi perkawinan di usia anak, banyak juga pasangan subur yang tidak mau menggunakan alat kontrasepsi. Ini semua cikal bakal yang bisa membuat ledakan penduduk jika tidak dikendalikan. ” Terang Puspa.

Usai memaparkan capaian programnya , Seluruh wartawan mendapat cindera mata alat kontrasepsi dari dinas P2KB.

Pembagian alat kontrasepsi ini sebagai bentuk sosialisasi agar pasangan usia subur tetap mengatur jarak kelahiran anak di rumah tangga masing – masing.

(OKSon/***)

 

 

 

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA