Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting, Pemkab Lutim Gelar Audit Kasus Stunting


					Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting, Pemkab Lutim Gelar Audit Kasus Stunting Perbesar

OKSon,Luwu Timur,- Dalam rangka percepatan penurunan prevalensi Stunting di Kabupaten Luwu Timur, Pemkab Lutim melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melakukan audit kasus stunting Kabupaten Luwu Timur Tahun 2023 yang dilaksanakan di Puskesmas Mangkutana, Sabtu (15/07/2023).

Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Lutim, Suliati, SKM., MM. didampingi Koordinator Kesga dan Gizi Dinas Kesehatan Lutim, Hajar, SKM., mengungkapkan bahwa, tujuan dari audit ini untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting sehingga kasus serupa dapat dicegah sedini mungkin.

“Audit kasus stunting ini melalui tiga Tahap, tahap pertama identifikasi dan seleksi kasus stunting yang telah dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2023 di Aula Kantor DPPKB. Dari hasil identifikasi dan seleksi kasus yang akan diaudit yaitu sasarannya calon pengantin, ibu hamil dan anak Bayi dua tahun (Baduta) Stunting,” ungkap Suliati.

“Setelah dilakukan identifikasi dan seleksi selanjutnya akan dilakukan tahap kedua Audit Kasus Stunting yaitu kunjungan langsung lapangan atau audit langsung oleh Tim Pakar Stunting (Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dokter Spesialis Kandungan/obgyen) yang dilaksanakan pada hari ini. Hal ini dilakukan agar kita dapat mengetahui penyebab terjadinya kasus stunting sehingga kasus serupa dapat dicegah sedini mungkin,” tuturnya.

“Saya menaruh harapan untuk kegiatan hari ini, dengan sumbangsih pemikiran yang dituangkan dalam kertas kerja audit dan rencana tindak lanjut yang akan disusun dari para pakar ini akan membawa dampak terhadap penurunan kasus stunting di Kabupaten Luwu Timur, sekaligus memberikan rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus serta upaya pencegahan yang harus dilakukan yaitu  intervensi spesifik dan intervensi sensitif,” lanjut Suliati.

Dari hasil akhir Audit Kasus Stunting di 11 Kecamatan, terdapat 1 kasus di Kecamatan Wasuponda, Towuti 7 orang, Nuha 4 orang, Wotu 7 orang, Burau 8 orang, Angkona 4 orang, Tomoni 3 orang, Kalaena 1 orang, Tomoni Timur 3 orang, Mangkutana 5 orang dan Malili 5 orang.

Kegiatan Audit Kasus Stunting ini dihadiri Kepala Puskesmas Mangkutana, Wa Ode Ferliani, SKM., Tenaga Nutrisionis Puskesmas Mangkutana, Staf Dinas PPKB, TP PKK Kec. Mangkutana, dan Tenaga Penyuluh Lapangan (PKB)/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Mangkutana.

(res/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA