Menu

Mode Gelap
Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi Erwin Sandi Dan Armin Jafar Penuhi Panggilan Kejari Lutim Diperiksa Terkait Ambulan CSR Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur

BERITA

Masuk Fase Puber , Pelajar Di Tomoni Timur Dapat Bimbingan Dari Kemenag Lutim


					Masuk Fase Puber , Pelajar Di Tomoni Timur Dapat Bimbingan Dari Kemenag Lutim Perbesar

OKSon,Luwu Timur – KantorKementerian Agama Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan bimbingan perkawainan pranikah bagi remaja usia sekolah di Aula Kantor Camat Tomoni Timur pada Selasa, (14/06/22) .

Bimbingan ini penting agar remaja Luwu Timur tidak terjebak dalam pernikahan dini dan memahami pergaulan yang islami . Demikian kata Rusdi Daming Kepala KUA Tomoni Timur saat memberikan bimbingan tersebut .

Menurut Rusdi Daming tentang perencanaan perkawinan, lebih menyoroti tentang hal ikhwal masa remaja, menurutnya remaja memiliki karakteristik yang kusus dan berbeda dengan manusia dewasa.

“ Remaja memiliki ciri diantaranya mereka mulai mengalami banyak perubahan, fisik dan secara seksual mulai matang, emosi dan terkadang “fluktuatif”,minat,nilai dan kebanyakan mereka bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi,” tuturnya.

Dalam usia remaja inilah mengalami masa puberitas , dalam fase ini perkembangan emosi sangat labil dan pada masa ini mereka sedang mengalami masa pengenalan dirinya.

Rasa ego sangat tinggi, jika tidak bisa dikendalikan maka akan mudah terjebak dalam pergaulan bebas, tidak jarang dalam masa ini terjadi hamil diluar nikah .Akibat dari perkembangan hormon-hormon seksualnya, keinginan terkait seksual juga mulai kuat munculnya, yang tidak bisa mengimbangi ini malah terjebak dalam kehidupan seks bebas ” tegasnya.

Untuk membentengi diri dari hal tersebut maka setiap remaja jangan meninggalkan ajaran agama . Agama apa pun itu, karena tidak ada agama yang mengizinkan umatnya untuk dijalan yang sesat .

Jika dia islam harus kembali ke al-quran dan hadis , selain itu harus patuh dengan nasehat orang tua dirumah . Karena orang tua selalu ingin melihat anaknya tumbuh dengan baik dan berguna . ( OKSon/*)

Baca Lainnya

Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara

10 Juli 2026 - 12:42 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

10 Juli 2026 - 01:22 WITA

Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi

9 Juli 2026 - 11:44 WITA

Trending di BERITA