Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Ketua DPRD Luwu Timur Terlibat Pencarian Nelayan Hilang di Danau Towuti


					Ketua DPRD Luwu Timur Terlibat Pencarian Nelayan Hilang di Danau Towuti Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR – Pencarian warga Towuti yang tenggelam di Danau Towuti mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Luwu Timur. Aripin.

Ia terlibat langsung bersama Tim SAR Gabungan menyusuri Danau Towuti mencari Muhaddas (55) yang diduga sudah meninggal dunia didanau Towuti.

” Kami bersama – sama Tim SAR Gabungan terus berupaya mencari warga kami Muhaddas yang tenggelam di Danau Matano. Apapun keadaannya kita berharap ia korban berhasil ditemukan. ” Ujar Aripin. Selasa ( 18/6/2024 ).

Aripin mengingatkan, tim pencari untuk tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung.

Untuk diketahui, Muhaddas dilaporkan hilang di Danau Towuti ketika sedang memancing ikan buttini, jenis ikan endemik di danau tersebut. Ada yang melihat ia jatuh kedanau dan tidak muncul lagi kepermukaan. Hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik, menceritakan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, Haddas meninggalkan rumah pada Selasa pagi untuk memancing ikan buttini di Pulau Laso Bonti.

Sekitar pukul 14.45 WITA, seorang nelayan bernama Pissang (48) melihat perahu tanpa penumpang di dekat bagang. Di dalam perahu, ditemukan barang-barang milik korban seperti ikan buttini dalam karung, sayur terung, kunci motor, dan handphone.

Pissang, yang juga warga Dusun Larona, mendekati perahu dan menemukan perahu dalam keadaan kosong, hanya terdapat pakaian dan parang korban di bagang. Pissang segera kembali ke kampung dan menginformasikan kejadian tersebut kepada warga lainnya di pelabuhan Landa, Desa Bantilang.

Sekitar pukul 15.20 WITA, warga mulai melakukan pencarian dengan menggunakan perahu kecil dan besar. “Sampai saat ini korban belum ditemukan,” ujar Bripka Taufik.

(Son/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA