Menu

Mode Gelap
Kawal Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR, Aliansi MUAK Datangi Kejati Sulsel Mahasiswa KKN UNHAS Kembangkan Alat Pengering Gabah Untuk Petani di Wasuponda Kemungkinan Besar Penetapan Tersangka Kasus Ambulans dan Seragam Sekolah Bersamaan Jalani Rawat Inap, Korban Pemukulan Pak Lurah Tomoni Akan Memberikan Keterangan Polisi Di RSUD I lagaligo Wotu Aniaya Warga Sampai Luka, Lurah Tomoni Jalani Proses Hukum Di Polsek Mangkutana Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara

BERITA

Kelompok Tani se Desa Balirejo Kecamatan Angkona Lakukan Pembasmian Hama Tikus


					Kelompok Tani se Desa Balirejo Kecamatan Angkona Lakukan Pembasmian Hama Tikus Perbesar

OKSon, Luwu Timur – Kelompok Tani di Desa Balirejo Kecamatan Angkona bekerjasama dengan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur yang difasilitasi oleh aparat Desa Balirejo melakukan kegiatan pembasmian hama tikus (Gropyokan), Senin (24/10/2022).

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Luwu Timur diwakili oleh Supervisor Penyuluh Pertanian, serta melibatkan Koordinator BPP Angkona, Petugas OPT Kecamatan Angkona, PPL Wibi Balirejo, Kepala Desa dan Aparat Desa Balirejo, Aparat TNI Babinsa Desa Balirejo, Pengurus dan Anggota Kelompok Tani Tunas Muda, Harapan Baru, Karya Mandiri, Karya Bakti, Karya Bakti II, Sari Laksana serta Dihadiri Pimpinan Syngenta cabang Luwu Timur.

Kegiatan ini dimulai dari Pukul 8.00 s/d Pukul 11.00 Wita lalu dilanjutkan lagi pukul 15.00 s/d pukul 17.00. Alhasil, diperkirakan sekitar 300 ekor anak dan induk Tikus berhasil dimusnahkan.

Enos Lamba Tandidatu, Supervisor Penyuluhan Pertanian yang mewakili Kadis pertanian dan Ketahanan pangan Kabupaten Luwu Timur mengungkapkan bahwa, tujuan dari pembasmian hama tikus ini adalah untuk melindungi tanaman padi para petani yang ada di Desa Balirejo.

“Jika kita tidak lakukan pembasmian hama tikus ini, maka bisa mengakibatkan kerugian besar bagi petani, karena 1 induk tikus bisa berkembang biak sampai 2.100 ekor dalam satu tahun,” tandas Enos. (ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Kawal Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR, Aliansi MUAK Datangi Kejati Sulsel

16 Juli 2026 - 07:55 WITA

Mahasiswa KKN UNHAS Kembangkan Alat Pengering Gabah Untuk Petani di Wasuponda

16 Juli 2026 - 07:40 WITA

Kemungkinan Besar Penetapan Tersangka Kasus Ambulans dan Seragam Sekolah Bersamaan

16 Juli 2026 - 06:10 WITA

Trending di BERITA