Menu

Mode Gelap
Jalani Rawat Inap, Korban Pemukulan Pak Lurah Tomoni Akan Memberikan Keterangan Polisi Di RSUD I lagaligo Wotu Aniaya Warga Sampai Luka, Lurah Tomoni Jalani Proses Hukum Di Polsek Mangkutana Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Pemkab Lutim Dianggap Melanggar HAM. Komnas HAM Akan Lakukan Penyelidikan di Lahan Kompensasi Erwin Sandi Dan Armin Jafar Penuhi Panggilan Kejari Lutim Diperiksa Terkait Ambulan CSR

BERITA

Jalani Rawat Inap, Korban Pemukulan Pak Lurah Tomoni Akan Memberikan Keterangan Polisi Di RSUD I lagaligo Wotu


					Jalani Rawat Inap, Korban Pemukulan Pak Lurah Tomoni Akan Memberikan Keterangan Polisi Di RSUD I lagaligo Wotu Perbesar

OKSON, Luwu Timur – Muh.Satria korban dugaan pemukulan yang diduga dilakukan Pak Lurah Tomoni, tadi pagi, Senin ( 13/07/2026) dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD I Lagaligo Wotu untuk mendapatkan penanganan medis serius.

Nurlang Subair Ibu Korban menyampaikan, ia harus membawa anaknya ke rumah sakit I lagaligo setelah korban mengeluh kepala bagian belakangnya masih nyeri dan tidak bisa duduk normal.

” Tadi malam itu anak ku mulai mengeluh kepalanya pusing, bagian belakangnya nyeri, kalau duduk tidak bisa bertahan lama karena selalu mual – mual. Selain Itu pelipisnya yang dijahit belum juga sembuh, matanya yang memar belum hilang merah. Makanya saya bawa korban ke IGD RSUD I lagaligo untuk mendapat perawatan intensip. ” Ungkap Nurlang.

Dirumah sakit korban dilarang pulang, karena pihak rumah sakit akan melakukan diagnosa terhadap gejala yang muncul pasca dipukul Pak Lurah Tomoni.

Sejatinya senin ini, korban akan menjalani pemeriksaan sebagai korban di penyidik Polsek Mangkutana. Namun melihat kondisi fisiknya yang kian menurun korban tidak bisa ke Polsek Mangkutana untuk memberikan keterangan.

” Saya juga di telpon tadi pagi sama pak polisi, mereka bertanya apa korban bisa hadir memberikan keterangan di Polsek Mangkutana, saya jawab, saya minta maaf karena kondisi anaknya lagi tidak sehat, harus menjalani perawatan lagi pasca pemukulan itu. Sekarang anak saya sudah keluar dari IGD dan rawat inap di salah satu ruangan di RSUD I lagaligo. Mungkin pemberian keterangannya akan dilakukan di rumah sakit karena pak polisi tadi bilang mereka nya yang proaktif datangi korban untuk mengambil keterangannya. ” Jelas Nurlang.

Nurlang menegaskan dirinya tidak mau berdamai dengan Pak Lurah Tomoni. Ia cendrung kasus ini berlanjut sampai adanya putusan di Pengadilan Negeri Malili.

” Sampai saat ini pihak pelaku belum ada yang datang menemui saya, dan saya tegaskan tidak ada perdamaian, kasus ini harus sampai ke Pengadilan. ” Tutupnya. ( oks/***)

 

Baca Lainnya

Aniaya Warga Sampai Luka, Lurah Tomoni Jalani Proses Hukum Di Polsek Mangkutana

12 Juli 2026 - 12:23 WITA

Gacornya Pendapat Akhir Fraksi PDIP Berani Singgung Ambulans CSR dan Program Pandu Juara

10 Juli 2026 - 12:42 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

10 Juli 2026 - 01:22 WITA

Trending di BERITA