Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Kajari Lutim Sebut Tidak Semua Daerah Punya Komitmen Seperti Luwu Timur


					Kajari Lutim Sebut Tidak Semua Daerah Punya Komitmen Seperti Luwu Timur Perbesar

OKSON, Luwu Timur, – Kepala kejaksaan Negeri Luwu Timur, Yadyn Palebangan mengatakan, Pemerintah Luwu Timur sangat peduli terhadap Pekerja Rentan.

Hal ini harus dijaga dan didukung karena tidak semua daerah punya komitmen seperti ini.

Demikian disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Kegiatan Sosialisasi Perlindungan Satlinmas dan RT Bagi Desa Seluruh Luwu Timur dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Luwu Timur dan BPJS Ketenagakerjaan terkait Perlindungan Pekerja Rentan Di Gedung Simpurusiang Malili. Senin ( 13/11/2023).

Menurut Yadyn, semua stakeholder harus berkolaborasi, tanpa kolaborasi tidak ada program pemerintah bisa berjalan dengan baik.

” Kalau kita melihat datanya ada 4087 Pekerja Rentan di kabupaten Luwu Timur, artinya secara statistik Luwu Timur masuk 6 Besar Pekerja Rentan dari 23 Kabupaten di Sulsel. Ini berkat Peran Pemerintah Lutim dan DPRD Lutim yang sudah menganggarkannya dalam APBD.

Artinya ada keseriusan dari bupatinya untuk menjaga dan melindungi warganya para pekerja Rentan tersebut. Tidak semua Kabupaten punya komitmen yang sama, olehnya itu komitmen ini tolong dijaga dan ditingkatkan, sembari kami menjalankan pengawalan dan pengawasan, itu tugas kami.

Insa Allah kedepan bukan hanya 4087 tapi bisa bertambah jadi 10 Ribu, karena Luwu Timur salah satu Kabupaten yang rendah tingkat implasinya. Hanya1,1 Persen, berati ada peningkatan sektor yang bukan hanya dari tambang. ” Terang Yadyn.

Kajari yang juga mantan Penyidik KPK ini berharap
tidak ada perkara Korupsi di 2024 di Luwu Timur. Makanya pengawalan dan pengawasan berlangsung agak keras dan ketat dalam pendampingan setiap program pemerintah di 2023. Supaya nanti jangkauan pelaksanaannya program fisik dan non fisik itu bisa terselenggara dengan baik sampai dengan Desember 2023.

” Jadi siapapun yang jadi Kajari nanti, kegiatan tetap bisa berjalan dengan baik. Jadi kalau saya tegas dari sekarang itu untuk kebaikan kita semua. Suatu saat saya pasti akan meninggalkan Kabupaten Luwu Timur, tentu saya ingin meninggalkan legacy yang baik juga di Luwu Timur. ” Tutup Yadyn. ( SON/***)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA