Menu

Mode Gelap
Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong HMI Cabang Luwu Utara Kritik Pendekatan Represif dalam Pengosongan Lahan Laoli Hari Kedua Penggusuran, Pendamping Hukum Petani Laoli Diduga Dikeroyok. Direktur LBH Makassar Meluncur Ke Lutim

BERITA

Jelang Partai Final, Pelatih Tinju Lutim Minta Hakim Penilai Jangan Curang Lagi


					Jelang Partai Final, Pelatih Tinju Lutim Minta Hakim Penilai Jangan Curang Lagi Perbesar

OKSon, Sinjai – Jelang Partai Final, yang akan berlangsung sore ini, Kamis (27/10/2022) Muqsith, Pelatih Tinju Luwu Timur meminta Panitia Pertandingan Tinju di Porprov ke XVII, mengganti Hakim penilai yang sudah berbuat curang terhadap Luwu Timur.

” Saya tidak tahu siapa namanya hakim penilai tadi malam itu, yang jelas hakim tersebut tidak baik, karena memenangkan orang yang kalah, dan kita telah dirugikan dengan keputusannya. Kami menolak jika masih dia lagi yang digunakan dalam Partai final sore ini ‘ Ungkap Muqsith.

Sekarang kasus Hakim Curang ini sementara kita bahas, semogalah hakim tersebut tidak dipakai lagi untuk selamanya. Karena bukti kecurangannya sudah saya sampaikan ke Federasi Tinju Nasional. Kata Muqsith.

Sore ini empat Petinju Luwu Timur bertanding lagi, dua diantaranya sudah masuk babak final, dua lagi babak penyisihan.

“Mohon doanya semoga ada medali yang di persembahkan dari cabang tinju. ” Tutup Muqsith.

Terkait Hakim penilai yang curang tersebut, saat ini sementara dirapatkan, karena keputusannya tadi malam bukan hanya Luwu Timur yang Komplain, Pelatih Tinju Kota Makassar, Gowa, dan Tuan Rumah Sinjai juga keberatan dengan keputusan Hakim penilai tersebut. 

Bahkan Pelatih Tinju Pare-Pare  dalam Percakapan whatshappnya sesama Pelatih mengatakan ” Saya tidak pernah bangga ketika atlet saya kalah malah dimenangkan , Lutim semalam jadi korbanya. Pesan whatsapp ini beredar luas dan menjadi buah bibir di arena Porprov.  (OKSon/***) 

 

Baca Lainnya

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

5 Agustus 2026 - 03:26 WITA

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

3 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di BERITA