Menu

Mode Gelap
Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong HMI Cabang Luwu Utara Kritik Pendekatan Represif dalam Pengosongan Lahan Laoli Hari Kedua Penggusuran, Pendamping Hukum Petani Laoli Diduga Dikeroyok. Direktur LBH Makassar Meluncur Ke Lutim

BERITA

ISSI Lutim Kian Disegani, Berlaga Di Siggi , Pembalap Lutim Pulang Bawa Juara


					ISSI Lutim Kian Disegani, Berlaga Di Siggi , Pembalap Lutim Pulang Bawa Juara Perbesar

OKSon, Luwu Timur – Atlet ISSI Kabupaten Luwu Timur kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Bantambaya Gravity Race yang berlangsung di Bukit Desa Klora, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Siggi, Sulawesi Tengah. 20-21 Agustus 2022.

Dari 120 peserta yang berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia, pembalap Luwu Timur Ahmad Nabil dan Kawan-Kawan dengan sangat percaya diri berdiri di podium Sang Juara.

Informasi dari Agus Melas, Ketua ISSI Luwu Timur, Minggu ( 21/08/2022), turun di kelas Junior, Pembalap Luwu Timur, Ahmad Nabil Sudirman berhasil meraih Podium Pertama , Muhammad Rizkyawan Podium 3, dan Muh. Algazali Posisi ke-6.

Selanjutnya untuk kelas Men Open , ISSI Luwu Timur masuk Lima Besar atas nama, Muslih Podium 3 dan Yunus BA. Podium 5.

Kemudian pada kelas Hardtrail, ISSI Lutim juga masuk nominasi, Gaza berhasil meraih Podium Ke 2 dan Yunus BA di Podium ke 3 .

Capaian ini tentu sebuah kemajuan pesat buat ISSI Lutim dimana boleh dibilang setiap mengikuti event di luar dearah ISSI Lutim selalu pulang dengan Juara.

” Saya melihat ISSI Lutim trendnya makin meningkat, pembalap yang kita turunkan disetiap event selalu tampil maksimal , tentu ada kebanggaan tersendiri setelah bertanding di kampung orang dan pulang dengan Juara. “Ungkap Agus Melas.

Sejatinya para peserta Batambaya Gravity Race bermain di Lima kelas . yakni Men Open umur 20 – 29 tahun, kelas Master A- Master C, dan Junior serta khusus kategori eksebisi yakni kelas Hardtrail. (OKSon/***)

 

 

Baca Lainnya

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

5 Agustus 2026 - 03:26 WITA

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

3 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di BERITA