Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Instalasi Farmasi Rumah Sakit I Lagaligo Lutim Miliki Empat Depo Layanan


					Instalasi Farmasi Rumah Sakit I Lagaligo Lutim Miliki Empat Depo Layanan Perbesar

OKSon,Luwu Timur,+ Instalasi Farmasi RSUD I Lagaligo adalah unit pelaksana fungsional yang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit mencakup pelayanan yang bersifat manajerial berupa pengelolaan Sediaan Farmasi (obat, bahan obat, obat tradisional dan kosmetika) dan Bahan Medis Habis Pakai dan kegiatan pelayanan farmasi klinik.

Pelayanan farmasi klinik merupakan pelayanan langsung yang diberikan Apoteker kepada pasien dalam rangka meningkatkan outcome terapi dan meminimalkan risiko terjadinya efek samping karena obat untuk tujuan keselamatan pasien (patient safety) sehingga kualitas hidup pasien (quality of life) terjamin.

Pelayanan instalasi Farmasi di rumah sakit I Lagaligo memiliki empat depo yaitu Depo Rawat Jalan (Senin – Sabtu), Depo Rawat Inap (Setiap Hari), Depo IGD (Setiap Hari) dan Depo Kamar Operasi/OK (Setiap Hari).

Instalasi Farmasi ini dikoordinir oleh Abdul Rahman, S.Si. Apt, sebagai kepala ruangan dibantu oleh 17 Orang Apoteker, 37 Orang Tenaga Teknis Kefarmasian dan 4 Orang Admin.

Adapun jumlah kunjungan/Pasien yang dilayani Instalasi Farmasi RSUD I Lagaligo rata-rata jumlah resep yang diterima sebanyak 120-200 resep per hari.

Secara umum, tugas Instalasi Farmasi RSUD I Lagaligo adalah ; menyelenggarakan, mengkoordinasikan, mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan Pelayanan Kefarmasian yang optimal dan profesional serta sesuai prosedur dan etik profesi.

Melaksanakan pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai yang efektif, aman, bermutu dan efisien.

Melaksanakan pengkajian dan pemantauan penggunaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai guna memaksimalkan efek terapi dan keamanan serta meminimalkan risiko.

Abdul Rahman, S.Si. Apt, Kepala Ruangan Instalasi Farmasi RSUD I Lagaligo mengungkapkan bahwa, Peresepan obat dirumah sakit disesuaikan dengan Formularium Nasional dan Formularium Rumah Sakit. 

“RSUD I Lagaligo bekerjasama dengan 2 Apotek di sekitar Rumah Sakit untuk memudahkan pasien dalam mendapatkan obat jika persediaan obat sesuai formularium nasional dirumah sakit kosong, tanpa dipungut biaya apapun. Pasien hanya perlu membawa copy resep, fotokopi BPJS dan fotokopi KTP/KK,” jelas Abdul Rahman, Kamis (07/09/2023).

“Untuk kedepannya, Instalasi farmasi berencana akan mengembangkan layanan motor obat bagi pasien Geriatri atau pasien Lanjut usia. Pelayanan ini disediakan agar mengurangi antrian dan kerumunan di rumah sakit serta pasien geriatri/lanjut usia bisa langsung pulang setelah berobat tanpa menunggu lama di farmasi untuk mendapatkan obat mereka,” imbuhnya. (ikp-humas/kominfo-sp)

 

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA