Menu

Mode Gelap
Sudah Tunaikan Kewajibannya, PT Vale Tidak Terkait Lagi Dengan Ambulan CSR Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur HMPLT Demo BPK Sulsel, Desak Audit Investigatif APBD Luwu Timur Makin Menarik, Tak Pernah Tanda Tangan Dukumen Pencairan Keuangan  Direktur PT Malili Suplai Utama Keberatan Dengan Bank Mandiri Banyak Kejanggalan Dalam Pengadaan Ambulan Desa Dari Dana CSR Vale. Erwin Sandi Masih Misteri, Waktunya APH Bertindak

BERITA

Imunisasi Campak – Rubella Dipantau Langsung WHO


					Imunisasi Campak – Rubella Dipantau Langsung WHO Perbesar

OKSon, Luwu Timur – Dinas Kesehatan Luwu Timur kembali mendatangi SD 238 Mallaulu Malili untuk menuntaskan pemberian imunisasi bagi siswa di sekolah tersebut.

Imunisasi yang diberikan berupa imunisasi Campak – Rubella. Imunisasi ini penting bagi peserta didik agar mendapat kekebalan tubuh dari resiko campak dan rubella, karena penyakit ini sangat berisiko dan mudah menular.

Demikian dikatakan Afdal Anas Subkon Surveilans Imunisasi, Selasa (27/09/2022) di SD Mallaulu.

Pemberian imunisasi ini disaksikan para orang tua wali murid,  Kepala Sekolah SD Mallaulu dan dipantau langsung Tim dari WHO.

” Di SD Mallaulu ini kita hanya ingin menuntaskan saja, karena sebelumnya kita sudah melakukan imunisasi, dan waktu itu ada siswa yang belum bisa di imunisasi karena ada yang sakit. ” Ungkap Afdal.

Afdal juga mengakui capaian imunisasi di SD Mallaulu sangat tinggi karena para orang tua dan pihak sekolah sangat mendukung anaknya untuk di imunisasi campak-rubella.

Imunisasi ini diberikan secara gratis, ” Asal tahu saja Itu satu kali suntikan harganya 1 juta, alangkah rugi para orang tua yang tidak mau anaknya di imunisasi. ” Kata Afdal.

Di Kabupaten Luwu Timur, capaian imunisasi campak – rubella sudah memenuhi target. Dari 55 ribu sasaran imunisasi , yang belum di imunisasi sekitar 2000 orang saja.

Meski target imunisasi sudah tercapai, dilapangan Dinas Kesehatan masih menemukan beberapa orang tua yang tidak mau anaknya di imunisasi.

Para orang tua ada yang beranggapan suntikan imunisasi Campak – Rubella ini adalah vaksin Corona. Sehingga tidak rela anaknya di imunisasi. Padahal  sudah menyampaikan imunisasi yang kita berikan ini untuk Campak – Rubella.

” Inilah yang harus terus diberikan pemahaman agar warga tidak termakan isu hoax seperti itu. ” Tutup Afdal. ( OKSon/***)

 

Baca Lainnya

Sudah Tunaikan Kewajibannya, PT Vale Tidak Terkait Lagi Dengan Ambulan CSR

18 Mei 2026 - 09:51 WITA

Dukung Penguatan Spiritual, PT PUL Berikan Bantuan Kipas Angin Buat Mesjid Di Ussu

16 Mei 2026 - 11:58 WITA

BPK Sulsel Respons Aspirasi HMPLT, Siap Pelajari Dugaan Persoalan APBD Luwu Timur

13 Mei 2026 - 03:24 WITA

Trending di BERITA