Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup PT PUL Hijaukan Kawasan Jetty Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional Raih Dua Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards, PT Vale Indonesia Tegaskan Komitmen Membangun Tempat Kerja yang Berpusat pada Manusia

BERITA

HM.Siddiq BM : Masih Dalam Suasana Ramadhan Mari Kita Cari Baiknya Saja


					HM.Siddiq BM : Masih Dalam Suasana Ramadhan Mari Kita Cari Baiknya Saja Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Polemik kebijakan Bupati Baru Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Soal Himbauan untuk Shalat Berjamaah bagi umat Muslim, HM. Siddiq BM, Wakil Ketua Satu, DPRD kali ini sepakat dengan Bupati Luwu Timur.

Menurutnya Surat Edaran itu sudah benar, dan biarlah dulu begitu shalat karena himbauan Bupati, Insya Allah, lama kelamaan mendapat hidayah sehingga akan shalat karena kesadaran sendiri. Demikian disampaikan Siddiq dan berharap bisa menetralisir gonjang ganjing yang makin meluas di masyarakat terkait kebijakan bupati baru Luwu Timur yang dianggap ada pememaksaan kehendak. Jumat. (07/03/2025).

Menurut Siddiq, dalam islam level spiritual seseorang memang berbeda – beda. Ada yang di level Syariat, Tarekat, Hakikat dan Makrifat. Masing – masing tingkatan ini memiliki kualitas keimanan yang berbeda- beda.

” Ada yang masih perlu di arahkan lewat nasehat atau bimbingan, ada pula yang seperti jalan tol langsung terhubung dengan sang pencipta. Saya pahami suasana kebatinan saat ini makanya tidak salah juga ada semacam absen untuk mendorong semangat meningkatkan kualitas spiritualnya.

Namun demikian dipahami juga yang pemahaman islamnya sudah berada diatas tingkatan Syariat, pastilah kebijakan absen ini menggangu situasi kebatinan mereka. Sehingga menganggap shalat itu tidak perlu ada absen karena sejatinya mereka beribadah semata – mata Lillahi Ta ala, menganggap shalat itu bukan lagi kewajiban tapi sudah sebuah kebutuhan. Mereka sudah terhubung dengan tuhan bukan di lima waktu, tapi terhubung disetiap keluar masuknya nafas mereka.” Jelas Siddiq.

Jadi karena ini masih dalam bulan Ramadhan, dan dari sisi tujuan juga itu untuk kebaikan, untuk itu kita cari saja baiknya, dan tidak perlu mempermasalahkan Surat Edaran dan Absen Shalat itu.

Lanjut Siddiq, Karena sejatinya mengajak orang pada jalan kebaikan adalah ladang pahala, beginilah seharusnya pemerintah berdakwah Karena dengan tanda tangan saja bisa merubah keadaan. Apalagi ini untuk kebaikan, jika penduduk suatu Negeri beriman dan bertakwa maka Allah SWT, akan menurunkan keberkahan dari Bumi dan dari Langit, Insya Allah dengan keberkahan shalat berjamaah akan menjadikan Lutim semakin baik, mari bersama tebar kebaikan. Tutupnya (son/***)

 

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup PT PUL Hijaukan Kawasan Jetty

12 Juni 2026 - 12:43 WITA

Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat

12 Juni 2026 - 05:37 WITA

LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan

12 Juni 2026 - 03:15 WITA

Trending di BERITA