Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Hj. Sufriaty Sebut Strategi Memutus Stunting Yang Tepat Adalah Ditangani Sejak Bayi Dalam Kandungan


					Hj. Sufriaty Sebut Strategi Memutus Stunting Yang Tepat Adalah Ditangani Sejak Bayi Dalam Kandungan Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty mengatakan salah satu cara memutus stunting di Luwu Timur adalah mengupayakan seluruh bayi yang lahir sudah memenuhi semua asupan gizinya.

Demikian disampaikannya saat membawakan materi di acara Mini Lokakarya Tingkat Kecamatan Bersama Tim Percepatan Penurunan stunting (TPPS) Kecamatan Dan Desa. Senin 22 Juli 2024 di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur.

Menurut Sufriaty, Luwu Timur sangat serius meyiapkan generasi pelanjut Luwu Timur yang unggul. Gerakan penurunan stunting yang gencar dilakukan Pemda saat ini semata – mata untuk mempersiapkan generasi emas yang dicanagkan pemerintah pusat.

” Yang sudah terlanjur stunting itu tetap kita tangani, olehnya itu tim pendampingan keluarga yang ada disetiap desa harus rutin melakukan pemantauan dan mengevaluasi perkembangan anak – anak yang stunting tersebut. Sementara bagi yang hamil ini harus dipastikan bayi yang dikadungnya sudah memenuhi asupan gizi yang cukup sehingga saat lahir bayi tersebut tidak stunting. ” Ungkap Sufriaty.

Berdasarkan data di tahun 2022 angka stunting di Lutim sebanyak 22,6 persen, jumlah inilah yang harus kita turunkan. Selama ini kita telah melakukan intervensi yang tidak pernah putus kepada anak – anak penderita stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini berupa bahan makan protein hewani, protein nabati, buah-buahan dan biskuit.

” Pemberian PMT ini tidak pernah putus, karena selain dari Dinas Kesehatan, PMT juga diberikan oleh PKK Lutim lewat Dinas PMD, ada juga dari Puskesmas, dari Baznas dan dari desa setempat. Jadi Stunting di Lutim ini kita tangani dengan sistem keroyokan, jika jumlahnya bertambah maka kita patut mengevaluasi apa yang menyebabkan ia bertambah. ” Kaya Sufriaty.

Sufriaty yakin dengan kolaborasi yang stunting di Lutim bisa ditekan jumlahnya, olehnya itu ia meminta semua pihak serius menangani stunting.

(Son/***)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA