Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Hari Pertama, Tim Terpadu Pengawasan Obat dan Makanan Sasar Pasar Tomoni Timur


					Hari Pertama, Tim Terpadu Pengawasan Obat dan Makanan Sasar Pasar Tomoni Timur Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Hari pertama, Tim Terpadu Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menyasar pasar Tomoni Timur (Tomtim), Senin (18/03/2024).

Kegiatan ini dilakukan guna untuk mengantisipasi adanya barang-barang kadaluarsa yang beredar dipasar, toko, kios maupun ritel modern pada saat bulan suci ramadhan dan menjelang hari raya idhul fitri.

Adapun yang ikut serta dalam pengawasan, terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Bapelitbagda, Diskoperindag, Diskominfo-SP, DPMPTSP dan Satpol PP.

Koordinator Tim Pangan dan Kosmetik, Firtriani mengatakan bahwa, pihak dari pengawas obat dan makanan Lutim akan melakukan edukasi terhadap barang-barang yang tidak layak jual atau tidak memiliki ijin edar (BPOM).

“Tujuan kami hanya ingin melakukan pengecekan kadaluarsa, bukan untuk merugikan jualannya tetapi kami ingin memberikan pengertian tentang bahaya kosmetik ataupun makanan yang tidak seharusnya diperjual belikan,” ucap Fitriani.

Sementara dari Tim Koordinator Obat dan Ritel modern, Tanty bersama tim, menyasar toko atau kios disekitar Tomtim menemukan sejumlah produk yang sudah expired, dan menghimbau kepada pemilik toko agar produk-produk yang telah kadaluarsa sebaiknya direturn atau segera dimusnahkan.

“Saya berharap agar produk-produk yang telah expired ini, untuk tidak lagi dipajang dan diperjual belikan”, tutup Tanty.

Tidak hanya itu, tim terpadu juga membantu memilah barang-barang yang akan di return oleh para pemilik toko tersebut.

Adapun Jenis makanan dan minuman serta kosmetik yang ditemukan di toko-toko kecamatan Tomtim yakni berupa mie instan, roti, susu sachet, permen, agar-agar, soda kue, snack-snack, bumbu dapur, liptint, handbody dan bedak racikan.

(mil/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA