Menu

Mode Gelap
Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong HMI Cabang Luwu Utara Kritik Pendekatan Represif dalam Pengosongan Lahan Laoli Hari Kedua Penggusuran, Pendamping Hukum Petani Laoli Diduga Dikeroyok. Direktur LBH Makassar Meluncur Ke Lutim

BERITA

Gempa 3,7 Sempat Bikin Panik Warga Malili


					Gempa 3,7 Sempat Bikin Panik Warga Malili Perbesar

 

OKSon, Luwu Timur – Sebagian besar Masyarakat Kab. Luwu Timur, Provinsi Sulawesi -Selatan (Sulsel) dikejutkan dengan gempa Magnitudo (M) 3,7 yang terjadi pada Senin (01/8) malam.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat selama 2-4 detik dan menyebabkan masyarakat panik serta berlarian keluar rumah.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di kedalaman 3 km, 15 km barat laut Luwu Timur (wilayah pegunungan Desa Atue Kec. Malili) BMKG juga menyebutkan gempa yang terjadi pukul 20.59.52 WITA tersebut tidak berpotensi tsunami.

BMKG juga mengidentifikasi guncangan dirasakan di beberapa wilayah dengan skala MMI. Wilayah Kec. Malili merasakan guncangan III-IV MMI. Kemudian wilayah Wotu, Mangkutana, Kalaena II – III MMI

Modified Mercalli Intensity atau MMI merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

BMKG menggambarkan IV MMI guncangan dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi, sedangkan III MMI menggambarkan getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Sementara skala II MMI mendeskripsikan getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Berdasarkan pantauan sementara Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur meski guncangan cukup kuat namun belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa, namun petugas BPBD setempat terus melakukan pantauan dan siap siaga apabila terjadi gempa susulan.

BPBD juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan untuk mengurangi dampak gempa hindari bangunan yang berpotensi ambruk jika terjadi guncangan.

(OKSon-Asep Suyatna. /***)

 

Baca Lainnya

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

5 Agustus 2026 - 03:26 WITA

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

3 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di BERITA