Oleh karena itu, Mantan Asisten Ekbang ini mengatakan, diperlukan kemampuan teknis dan manajerial yang baik agar hal tersebut dapat terlaksana.
Komoditi unggulan seperti lada, rumput laut, beras dan produk-produk UKM Luwu Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk menembus pasar luar daerah/luar negeri. Hanya saja, sebagaian besar pelaku usaha kita belum mengetahui bagaimana menentukan harga ekspor terbaik dan akses pasar ekspor yang relatif terbatas.
Adapun tujuan sosialisasi ini antara lain ; Meningkatkan kemampuan teknis pelaku usaha perdagangan tentang penentuan harga ekspor dan kemampuan untuk mengakses pasar ekspor, Memberikan pengetahuan kepada para pelaku usaha akan langkah-langkah yang harus dilalui agar komoditi/produk dapat diperdagangkan ke luar daerah/antar pulau atau diekspor, Memberikan perspektif baru terkait alternatif pangsa pasar yang potensial untuk pemasaran komoditi unggulan atau produk UKM Luwu Timur, dan Memberikan masukan kepada pelaku usaha perdagangan bagaimana menentukan harga ekspor dan akses pasar ekspor komoditi dan produk UKM.
Sementara Asisten Ekbang Setdakab Lutim, Masdin yang mewakili Bupati Lutim dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Luwu Timur yang mempunyai banyak pelaku usaha perdagangan yang dibina oleh Pemerintah daerah agar dapat lebih berkembang dan menghasilkan produk unggulan daerah yang dapat memberikan imbalkjasa yang layak melalui harga yang tepat dan akses pasar yang terbuka lebar ke dunia internasional.







