Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Demi Ketenangan Masyarakat di Hari Kerja, Budiman – Akbar Umumkan Pencabutan Nomor Urut Di KPU Tak Pakai Pengerahan Massa


					Demi Ketenangan Masyarakat di Hari Kerja, Budiman – Akbar Umumkan Pencabutan Nomor Urut Di KPU Tak Pakai Pengerahan Massa Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Menjelang Pencabutan Nomor Urut di KPU, kubu Budiman – Akbar mengunumkan tidak melakukan pengerahan massa dalam pencabutan nomor urut di KPU yang akan berlangsung pada Senin (23/09/2024). Hal ini dilakukan sebagai komitmen untuk menciptakan Pilkada Luwu Timur yang aman, damai dan beretika.

Demikian disampaikan Juru Bicara Pasangan Budiman – Akbar, Citra Febrianti, Minggu ( 22/09/2024).

Menurut Citra, sudah ada penyampaian dari Budiman – Akbar bahwa untuk mengikuti pencabutan nomor urut di KPU tidak boleh ada mobilisasi massa.

” Orang – orang yang sudah ditunjuk untuk hadir di KPU nanti itu saja yang hadir. Paling banyak sekitar 40 orang saja yang kita bawa ke KPU nanti. ” Ungkap Citra.

Keputusan tidak melakukan pengerahan massa pendukungnya ini, semata – mata untuk menjunjung tinggi etika politik, mecegah gesekan fisik dan membuktikan kepada publik bahwa Paslon Budiman – Akbar itu bermartabat, penuh dengan Kebaikan.

Kata Citra, tahapan Pencabutan Nomor Urut ini harus dilakukan dengan cara yang berwibawa dan tidak mengandalkan konvoi massa yang seringkali berpotensi menimbulkan konflik.

“Kita ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kubu Budiman – Akbar tidak ingin ada ketegangan di Pilkada ini. Namun mengedukasi masyarakat agar berpolitik dengan santun. ” Jelas Citra.

Keputusan ini disambut baik oleh sejumlah elemen masyarakat yang mendukung keputusan Paslon Budiman – Akbar.
Terutama Pegawai pemerintahan dan guru – guru sekolah. Mereka merasa nyaman bekerja jika tidak ada pengerahan massa ke kantor KPU.

” Itu baru mantap jika tidak menggunakan pengerahan massa, sebab kalau ada konvoi massa ke KPU aktivitas pemerintahan terganggu, mengingat kantor KPU inikan berdampingan dengan kantor – kantor pemerintahan, depan, belakang, samping kiri kanan semua ada kantor dinas, dan bertepatan dengan jam kerja juga. Pasti terganggu jika ada pengerahan massa. Jangankan mau beraktivitas kerja, mau keluar masuk kantor juga susah. Kita salut jika ada Paslon yang tidak megerahkan massa ke KPU . ” Ungkap Uddin salah seorang Pegawai di Pemkab Lutim.
( son/***)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA