Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Catatan Kritis Fraksi PDIP Untuk Pemkab Luwu Timur


					Catatan Kritis Fraksi PDIP Untuk Pemkab Luwu Timur Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Entah mengapa Fraksi PDIP menggunakan Kata Catatan Kritis pada Pemandangan Umun Frkasinya terkait APBD Perubahan 2025.

Hal ini sangat jelas tertuang dalam dokumen Pemandangan Umum Fraksi PDIP. Artinya Fraksi PDIP Luwu Timur tidak mau lagi menyembunyikan kondisi keuangan Luwu Timur saat ini yang memasuki tahap rawan kepada Publik.

Bahkan Fraksi PDIP menyebut kondisi Fiskal Kabupaten Luwu Timur tidak cukup kuat untuk menanggung beban pembiayaan semua program pemerintah saat ini.

Berikut Sikap Fraksi PDIP terkait RAPBD Perubahan Luwu Timur 2025 :

Menyampaikan beberapa Catatan Kritis sebagai masukan strategis dalam pembahasan lanjutan:

1. Proyek Infrastruktur dan Keberlanjutan

Pembangunan jalan, sarpras pendidikan, kesehatan dan pertanian perlu dikawal dengan ketat agar tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan dan keberlanjutan sosial.

Fraksi meminta agar prioritas pembangunan ditentukan secara partisipatif dan berdasarkan kajian teknis serta kebutuhan mendesak masyarakat.

2. Mandatori Sektor dan Efisiensi Belanja

• Kami mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap amanat alokasi minimal sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

• Fraksi mengusulkan audit belanja yang lebih ketat untuk memastikan setiap rupiah belanja memiliki outcome yang kongkrit bagi peningkatan layanan publik.

3. Defisit Anggaran dan Penggunaan Pembiayaan

• Terdapat defisit sebesar Rp5,96 miliar, yang ditutup melalui pembiayaan netto. Ini menandakan:
Kapasitas fiskal belum cukup kuat untuk menanggung seluruh belanja.

Untuk diketahui dalam Paripurna tersebut Pemandangan Umun Fraksi PDIP yang berlangsung pada Rabu (30 /07/2025) lalu, tidak dibacakan, melainkan diserahkan saja ke pimpinan sidang karena seluruh anggota Fraksi PDIP di Panggil DPP PDIP untuk mengikuti Bimtek PDIP di Bali. ( son/***)

 

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA