Menu

Mode Gelap
Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional Raih Dua Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards, PT Vale Indonesia Tegaskan Komitmen Membangun Tempat Kerja yang Berpusat pada Manusia Selamat, Usman Sadik Terpilih Jadi Ketua Aspeti 2026 – 2029

BERITA

Bunda PAUD Lutim Deklarasi Komitmen Bersama Sukseskan Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan

OKSon,Luwu Timur,- Setelah kamis lalu melakukan Deklarasi di Kecamatan Towuti, Kini Bunda PAUD Luwu Timur (Lutim), Hj. Sufriaty Budiman kembali mendeklarasikan dan menandatangani Komitmen bersama dalam mendukung serta menyukseskan transisi PAUD-SD yang Menyenangkan di Lapangan Kecamatan Kalaena, Sabtu (17/6/2023).

Pada Momentum ini, Camat Kalaena beserta Bunda PAUD Kecamatan Kalaena, para Bunda PAUD Desa, Kepala Desa Sumber Makmur, serta para tenaga pendidik Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Kalaena juga turut menandatangani komitmen tersebut.

Hj. Sufriaty menyebutkan, program pembelajaran transisi PAUD ke SD yang menyenangkan diharapkan anak-anak yang berada di bangku PAUD ini, dapat diperkenalkan seluruh benda dengan cara yang menyenangkan, tidak dengan penekanan.

“Oleh karena itu, para orang tua tidak perlu pesimis ketika anaknya belum bisa membaca, menulis dan menghitung karena program pembelajaran akan berlanjut di tingkat SD sampai di kelas 2. Maka dari itu, penerimaan masuk SD tidak lagi dipersyaratkan harus tes Calistung (Baca, tulis dan menghitung), tapi perlu dipahami bahwa guru kelas 1 dan 2 nantinya melanjutkan perogram yang ada di TK,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, agar anak-anak ketika masuk SD tidak langsung diarahkan untuk duduk belajar. Hal itu, akan menyebabkan, mereka akan merasa kehilangan dan sedikit agak tertekan.

“Saya berharap, para tenaga pendidik di tingkat SD, bisa memperkenalkan terlebih dahulu lingkungan sekolah yang baru. Untuk itu, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan harus didukung dan diupakan untuk dilakukan dengan baik demi generasi di masa mendatang,” tambahnya.

Terakhir, Bunda PAUD Lutim itu, juga menyampaikan, apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mendukung kegiatan anak-anaknya dengan berkreasi membuat pangan tradisional yang tentunya sehat.

“Bukan itu yang menjadi tujuan ibu-ibu tetapi bagaimana turut serta bersama anak-anak kita dalam rangka menikmati alam bebas dan penuh dengan suka ria,” tutupnya. (hel/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat

12 Juni 2026 - 05:37 WITA

LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan

12 Juni 2026 - 03:15 WITA

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali

11 Juni 2026 - 11:57 WITA

Trending di BERITA