Menu

Mode Gelap
Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong HMI Cabang Luwu Utara Kritik Pendekatan Represif dalam Pengosongan Lahan Laoli Hari Kedua Penggusuran, Pendamping Hukum Petani Laoli Diduga Dikeroyok. Direktur LBH Makassar Meluncur Ke Lutim

BERITA

BPBD Lutim Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Bagi Sekolah


					BPBD Lutim Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Bagi Sekolah Perbesar

 

OKSon,Luwu Timur – Dalam rangka menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman dalam menghadapi berbagai macam ancaman bencana yang berpotensi terjadi di Kabupaten Luwu Timur, maka BPBD Lutim menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana, di Aula Hotel I Lagaligo Malili, Selasa (20/09/2022).

Kegiatan yang akan diselenggarakan selama 2 (dua) hari (20-21 September 2022) tersebut, dibuka oleh Bupati Luwu Timur diwakili Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. H. April didampingi Sekretaris Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutim, Jumardin.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. H. April mengucapkan terima kasih kepada BPBD Lutim atas kesungguhan dan kerja keras dalam pengabdiannya demi kemanusiaan.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dukungan pemerintah daerah, untuk secara bersama-sama meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana,” ujar dr. April.

Dengan demikian, lanjutnya, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh setiap lapisan masyarakat baik kelompok relawan, organisasi, maupun pemerintah setempat melalui pendidikan pada jalur formal, non formal sehingga mewujudkan Kabupaten Luwu Timur tangguh bencana.

“Saya berpesan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dengan tingkat akuntabilitas yang tinggi dan betul-betul sesuai dengan tingkat kebutuhan pada saat terjadi tanggap darurat dan pasca bencana, sehingga siapapun yang terdampak dapar merasakan manfaatnya,” tutup dr. April.

Sekretaris BPBD, Jumardin mengungkapkan bahwa, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta dalam mengidentifikasi bencana yang berpotensi terjadi, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di satuan pendidikan.

Selanjutnya, kata Jumardin, untuk meningkatkan kemampuan sumber daya pada Satuan Pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana sehingga mampu memberikan perlindungan dan keselamatan kepada peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dari dampak yang ditimbulkan pada saat terjadi bencana.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 100 orang yang terdiri dari Sekolah tingkat SD 78 orang, SMP 22 orang yang dibagi menjadi 2 angkatan. Sementara untuk narasumber berasal dari BPBD Provinsi Sulsel, Basarnas Kendari, dan BPBD Lutim,” jelas Jumardin.

Diakhir kegiatan, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan didampingi Sekretaris BPBD dan para narasumber melakukan penyematan Kartu Peserta pelatihan kepada dua perwakilan peserta. (OKSon-rhj/ikp)

Baca Lainnya

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

5 Agustus 2026 - 03:26 WITA

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

3 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di BERITA