Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

BPBD Gelar Sosialisasi dan FGD IKD untuk Turunkan Indeks Risiko Bencana Lutim


					BPBD Gelar Sosialisasi dan FGD IKD untuk Turunkan Indeks Risiko Bencana Lutim Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Sebagai upaya untuk menurunkan Indeks Risiko Bencana Kabupaten Luwu Timur Tahun 2024, maka BPBD Lutim menggelar Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD)”, di aula kantor Bapelitbangda Lutim, Jumat (22/11/2024).

FGD yang dibuka Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lutim, dr. H. April mewakili Pjs. Bupati Lutim, melibatkan seluruh OPD Lutim, Instansi Vertikal, TNI/Polri, BUMN/BUMD, Akademis dan Dunia Usaha.

IKD merupakan upaya untuk mengukur kapasitas penanggulangan bencana di wilayah administrasi, baik ditingkat kabupaten kota maupun provinsi.

Kegiatan ini dilaksanakan mengingat bahwa Luwu Timur merupakan salah satu daerah yang berpotensi terhadap berbagai ancaman bencana, baik bencana geologi maupun hidrometeorologi.

Dalam sambutannya, dr. April menyampaikan bahwa, banyak faktor yang dimasukkan sehingga tercapai suatu indeks, kita telah mendengarkan bahwa IKD Lutim ini dari tahun ke tahun bisa meningkat.

“Data dari BPBD bahwa, capaian IKD Lutim tahun 2023 adalah kategori sedang dan ini harus kita tingkatkan, kita perbaiki apa-apa strategi supaya IKD meningkat untuk mengimbangi peningkatan sebuah bencana,” imbuhnya.

“Mudah-mudahan setelah ishoma kita lanjutkan dengan diskusi, dengan sajian data oleh narasumber, tentang bagaimana mengukur IKD, yang dimulai dari kebijakan, jadi semua upaya baik kita, untuk menghadapi bencana,” tambah April.

Selanjutnya, Ia menjelaskan, terkait kenapa bencana ini harus diurusi BPBD Provinsi hingga daerah. Menurutnya, karena ini merupakan amanat Kemendagri yang diperbaharui, dimana bencana itu harus ada daerah yang mengurusi.

“Makanya ada BPBD yang harus mengurus itu dalam suatu standar yang merupakan urusan pemerintah yang wajib dan menuntaskan ada atau tidak ada anggaran harus tetap dilaksanakan. Alhamdulillah kita ini di Lutim, saya kira tidak ada alasan, makanya kita harus memperkuat kapasitas BPBD,” jelas dr. H. April.

Usai dibuka oleh Kalaksa BPBD Lutim, acara dilanjutkan dengan pemaparan para pemateri diantaranya ialah dari BPBD Provinsi Sulsel, Warham, Tenaga Ahli Kebencanaan BPBD Sulsel, Jasman Ghadi, M.Si selaku Fasilitator Nasional, dan Kasubag Perencanaan BPBD Lutim, Chalijah selaku Fasilitator Kabupaten.

(rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA