Menu

Mode Gelap
PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong

BERITA

Berdayakan Desa, PT CLM MoU Industri Pengolahan Kakao


					Berdayakan Desa, PT CLM MoU Industri Pengolahan Kakao Perbesar

Luwu Timur – Perhatian PT Citra Lampia Mandiri (CLM ) terhadap daerah yang masuk dalam Wilayah Pemberdayaannya patut diacungi jempol. Meski bergerak dalam Pertambangan nikel, bukan berarti CLM mengabaikan potensi yang tersimpan di setiap desa yang ada dalam wilayah pemberdayaannya.

Seperti yang dilalukannya terhadap Desa Laskap. CLM mendorong desa tersebut menjadi sentra produksi pengolahan biji Kakao.

Hal ini dikuatkan dengan dilakukannya MoU antara Manajemen CLM dengan UMKM Verbek Cocoa. MoU ini berlangsung di Kantor CLM, Senin (17 /07/2023).

MoU ini akan menjadi peta jalan bagi desa Laskap untuk tumbuh menjadi desa maju, mandiri yang mempunyai kekuatan ekonomi tersendiri di wilayahnya.

Penandatanganan MoU ini disaksikan Camat Malili Nasir Dj, Patmawati Kabid UKM Dinas Koperindag , Kades Laskap Herman Zein, Pengelola UMKM Verbeck Cocoa , Ahmad Surana Kepala Teknik Tambang (KTT) dan Eksternal PT CLM Fauzi Lukman.

Menurut Fauzi Lukman, Desa Laskap yang dikenalnya memiliki potensi kakao cukup besar. Jika selama ini petani kakao hanya menjual dalam bentuk biji – bijian kakao kering, dengan adanya MoU ini nantinya bisa menjadi sebuah industri yang bisa mengolah biji Kakao menjadi produk andalan yang punya nilai ekonomi lebih tinggi.

” Selama ini Desa Laskap hanya menjadi daerah, penyedia bahan baku biji kakao saja, potensi ini harus dioptimalkan. Saya pikir dengan semangat hidup untuk berubah, saya berharap ini bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Desa Laskap. ” Ungkapnya.

Untuk mendukung proses produksinya nanti, Kata Fauzi, lewat program PPM, CLM akan memberikan bantuan sarana produksi olahan berbasis cokelat seperti mixer, mesin penggiling, dan lainnya.

Kepala Bidang UKM, Patmawati Disdagkop Luwu Timur, dalam kesempatan tersebut meminta sebelum produksi ini berjalan, selayaknya melengkapi semua adminstrasi agar semua unsur legalitasnya terpenuhi.

” Sebelumnya saya minta lengkapi dulu legalitasnya, harus terdaftar di Dinas PTSP.

“Karna ini masuk jenis usaha mikro, harus punya Nomor Induk Berusaha ( NIB ), termasuk sertifikasi halal dan mereknya . Serta Pengelolanya harus jelas.” kata Patmawati.

Kepala Desa Laskap, Herman Zein menjelaskan kekuatan bahan baku yang bisa disediakan desa laskap untuk Kakao setiap kali panen 7 Ton per sekali panen.

Jika hasil kakao petani bisa diolah sendiri, ia optimis ini akan menambah nilai ekonomisnya. Setidaknya ada lapangan kerja yang terbuka.

” Untuk itu saya mengucapkan terimakasih pada PT CLM yang konsisten mendukung pengembangan Desa Laskap yang masuk dalam wilayah pemberdayaannya. ” Tutup Herman Zein.

( OKSon/***)

Baca Lainnya

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Trending di BERITA