Menu

Mode Gelap
Banyak Mahasiswa Manipulasi Nilai, Tim Khusus Selamatkan 1 M Dana Beasiswa

BERITA

Ayo Lestarikan Duyung Di Luwu Timur


					Ayo Lestarikan Duyung Di Luwu Timur Perbesar

OKSon, Luwu Timur , – Ayo lestarikan Duyung atau Dugong di Laut Luwu Timur. Sudah empat bulan Mori Diving Club, Madras Ambasong dan kawan – kawan melakukan penyelaman membuat pemetaan dititik mana saja Dugong ini bisa ditemukan.

” Empat bulan kami melakukan pengamatan bawah laut, dan sudah berhasil menemukan empat titik tempat Dugong mudah ditemukan. ” Ungkap Madras Ambasong kepada okson.co.id , Sabtu (03/06/2023) .

Selain itu, Madras juga sudah menemukan lokasi tumbuhnya tanaman lamun makanan dari Dugong tersebut. Dengan ditemukannya Dugong ini maka Madras sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah dan publik Luwu Timur , betapa beragamnya kekayaan hayati yang tersimpan di bawah laut Luwu Timur. 

Dijelaskan Madras, Dugong ditemukannya ketika melakukan penyelaman di kedalaman 5 sampai 10 meter. Selama empat bulan ini pula Madras dan teman – temannya mempelajari titik lokasi Dugong, mempelajari alur migrasinya dan jenis rumput atau lamun yang dimakan oleh Dugong.

” Jika kita ingin melestarikannya, hemat saya kita harus mengembang biakkan tumbuhan lamun itu, jika lamunnya banyak tumbuh, maka saya optimis Dugong itu tidak akan pergi mencari makanan ketempat yang lain. Dia hewan yang tenang dan tidak buas,sehingga kita bisa mendekatinya. ” Tuturnya.

Cita – cita besarnya dari Dugong ini adalah melestarikannya. Ia bisa menjadi obyek wisata andalan bawah Laut Luwu Timur. Selain itu berharap perhatian pemerintah untuk terlibat melindungi Dugong ini karena di dunia hewan ini sudah terancam punah.

Di Luwu Timur, Dugong ini belum pernah ia dengar diburu untuk dikonsumsi dagingnya. Namun ia tetap menjadi hewan buruan untuk diambil air matanya. Karena air mata Dugong ini dipercaya punya khasiat khusus.

” Meski sudah ada dalam aturan Dugong ini mahluk dilindungi, saya berharap ada Perda yang diterbitkan Pemerintah Luwu Timur tentang pelestarian Dugong, sehingga upaya kita untuk melestarikan Dugong ini punya payung hukum yang jelas. ” Kata Madras.

Dugong sejatinya mahluk mamalia, ia hidup di perairan dangkal. Makanannya adalah tumbuhan lamun.

Selain mendapati Dugong, perkembangan terbarunya di seputaran Parasulu sudah ditemukan juga ikan lumba – lumba penyu yang beraneka warna.

Kembalinya hewan – hewan tersebut menandakan ekosistem laut di seputaran Parasulu mulai membaik. Tentunya ini harus dijaga dan dipertahankan agar Tanjung Parasulu ini menjadi surganya para habitat laut untuk berkembang biak .

( OKSon/***)

Baca Lainnya

Potret Kelam Dunia Pendidikan, Niat untuk Belajar Safety Riding Ratusan Siswa Mendapat Intimidasi Aliansi Petani Loeha Raya

13 Februari 2026 - 09:44 WITA

Dorong Literasi Bagi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa di Morowali Kelola Sampah Secara Bijak Pada Peringatan HPSN

13 Februari 2026 - 02:31 WITA

Dorong Keterbukaan Informasi, PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemerintah Desa dan Kecamatan di Area Pemberdayaan Morowali

12 Februari 2026 - 04:04 WITA

Trending di BERITA